HOME » BERITA » GENG KICRET, BEGAL MOTOR BERANGGOTAKAN REMAJA PUTUS SEKOLAH YANG DIKETUAI RESIDIVIS

Geng Kicret, Begal Motor Beranggotakan Remaja Putus Sekolah yang Diketuai Residivis

Ketika beraksi mereka selalu membekali diri dengan senjata tajam. Yang dibawa oleh geng ini adalah celurit yang dibeli dengan cara online

Rabu, 13 Mei 2020 17:45 Editor : Ahmad Muzaki
Geng Kicret, Begal Motor Beranggotakan Remaja Putus Sekolah yang Diketuai Residivis
Penangkapan geng begal Motor. ©2020 Merdeka.com/Nur Fauziah

OTOSIA.COM - Tindak kriminal jalanan tak hanya dilakukan oleh orang dewasa, remaja bahkan anak di bawah umur pun sudah berani lakukan aksi ini. Seperti yang terjadi di Depok tepatnya di Kawasan Pancoran Mas.

Melansir Merdeka.com, mereka adalah Z, G, R, dan M yang tergabung dalam Geng Kicret. Ketika beraksi mereka selalu membekali diri dengan senjata tajam. Yang dibawa oleh geng ini adalah celurit yang dibeli dengan cara online.

Senjata tajam tersebut mereka bawa untuk menakut-nakuti korban agar mau memberikan hartanya.

Dari empat pelaku yang diamankan ini, rata-rata adalah anak putus sekolah. Hanya satu pelaku saja yang masih sekolah dan duduk di bangku sekolah menengah kejuruan di Cilandak Jakarta Selatan.

1 dari 2 Halaman

Dalam aksinya mereka mencari korban secara acak dengan berkeliling jalanan. Setelah menemukan sasaran, geng ini langsung beraksi dengan mengancam menggunakan senjata tajam.

"Setelah korban diancam menggunakan sajam maka takut dan dipepet hingga jatuh, motor diambil dan korban ditinggalkan," Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, Selasa (12/5).

Geng ini berkeliling malam hingga dinihari. Sasarannya adalah lokasi yang sepi dan korban hanya berkendara seorang diri.

"Kami dapatkan sekelompok anak muda yang sering berkeliling naik motor dan melakukan kejahatan. Seperti yang dilakukan di Pancoran Mas pada 27 April lalu antara pukul 01.00- 03.00 WIB," paparnya.

2 dari 2 Halaman

Dari peristiwa ini kemudian polisi melakukan pendalaman dan mendapatkan empat pelaku. Sedangkan dua pelaku lain masih dilakukan pengejaran. Mereka dijerat 368 KUHP. "Ancaman hukuman Sembilan tahun," ungkapnya.

Sebelumnya Geng ini sudah dua kali membegal korban. Pertama mereka lakukan di Tanjung Barat, Jakarta Selatan dan kedua di Pancoran Mas Depok. Satu dari keempat pelaku yang diamankan merupakan residivis, yakni R alias Kicret. Dirinya adalah ketua geng tersebut.

"Kicret ini pernah terjerat kasus hukum juga tetapi kasus tawuran, pungkasnya.

BERI KOMENTAR