HOME » BERITA » GERAI MOBIL BEKAS INI CERITA KENAPA JUALAN MEREKA NAIK, PADAHAL YANG LAIN DROP

Gerai Mobil Bekas ini Cerita Kenapa Jualan Mereka Naik, Padahal yang Lain Drop

Jum'at, 21 Desember 2018 16:15 Editor : Ahmad Muzaki
Ilustrasi mobil bekas (cargurus.com)

OTOSIA.COM - Bermacam masalah menggelayut di tahun ini termasuk untuk penjualan mobil bekas. Mobil88 lantas menjabarkan sejumlah penyebab dari tekanan tersebut.

Di sisi lain, raihan mereka di bisnis mobil second justru naik. Mereka mengakui bahwa sejumlah pedagang juga memperoleh kenaikan, sekalipun tidak sedikit yang mengeluh.

"Tahun 2018 ini sampai November, kami bisa tutup tahun dengan 21.000 unit. Itu total selama 2018. Dibandingkan tahun lalu, ini naik 5 persen. Tahun lalu itu 20.000. Ini mirip dengan penjualan mobil baru. Kalau ngobrol mobil bekas lain, rasanya tahun ini bukan tahun mudah untuk mobil bekas. Tapi ada juga kok yangg klaim naik," kata Presiden Direktur Mobil88, Halomoan Fischer Lumbantoruan.

Mobil bekas (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Sejumlah penyebab diutarakan, mulai dari urusan ganjil-genap, hingga kurs rupiah terhadap dolar Amerika.

"Kenapa enggak bagus, karena tahun ini ada ganjil genap, ada Asian Games, dan lain-lain. Banyak yang kira bakal tambah (penjualan) karena ganjil genap (punya mobil pelat ganjil cari yang pelat genap). Tapi kebanyakan kredit. Biasanya bisa 3 tahun. Masalahnya, mungkin minatnya ada. Tapi apa daya kala dia masih cicil satu mobil. Masih cicil, approval akan jadi lebih sulit," ujarnya

Sementara itu, kurs dolar ibarat dua sisi mata uang. Daya beli bisa terganggu, tetapi di sisi lain juga bisa memberikan keuntungan karena pasar punya pertimbangan beli mobil bekas. Pasalnya, harga mobil baru bisa terpengaruh pada harga suku cadang impor yang rentan pada pergerakan dolar.

"Pengaruh kenaikan dolar. Kalau saya bilang, pengalaman sih, tahun-tahun sebelum saat kenaikan dolar, biasanya akan berdampak positif ke mobkas. Logikanya, kalau kandungan mobil itu masih banyak impor, biaya produksi mobil naik, jadi harganya naik. Saat itu terjadi, konsumen jadi lirik mobil bekas. Tapi tahun ini spesial. Kenapa? Dolar naik, harga mobil baru ada yang naik, dan kebanyakan gak naik. Diskonnya malah menarik," kata dia.

Mobil bekas (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Dia lalu membeberkan kenapa Mobil88 bisa naik 5 persen. Fischer mengatakan bahwa jika semua negatif dan pasar tidak bergerak positif, maka mereka harus lebih baik dari pemain lain.

"Jadi tahun ini kami dorong itu terus. Lebih baik bahwa mobil88 punya 5 hal yang dijamin mulai dari status hukum, odometer, mobil bukan bekas banjir, tabrakan, dan lain-lain. Kalau dari lima hal ini ada yang bermasalah, konsumen bisa tukar tanpa bayar. Beli di sini juga sudah termasuk perawatan berkala. Ini yang kita kampanyekan terus. Hal-hal inilah yang bikin kita naik penjualannya walau cuma sedikit," ujarnya.

Reporter : Nazarudin Ray

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR