HOME » BERITA » GODAAN PPNBM NOL PERSEN, PERTIMBANGKAN HAL INI SEBELUM MEMBELI MOBIL KEDUA

Godaan PPnBM Nol Persen, Pertimbangkan Hal ini Sebelum Membeli Mobil Kedua

PPnBM nol persen bisa jadi momentum bagi masyarakat untuk membeli mobil baru. Namun jika itu mobil kedua, maka harus mempertimbangkan beberapa hal agar kondisi keuangan tidak tertekan.

Kamis, 04 Maret 2021 16:15 Editor : Nazarudin Ray
Godaan PPnBM Nol Persen, Pertimbangkan Hal ini Sebelum Membeli Mobil Kedua
Ilustrasi pameran otomotif (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Pemerintah memberlakukan insentif PPnBM sebesar 100 persen dari tarif atau gratis mulai Maret 2021 ini. Relaksasi pajak sebesar 0 persen berlaku untuk mobil baru berkapasitas mesin 1.500 cc ke bawah yang diproduksi secara domestik dengan komposisi lokal lebih dari 70 persen.

Kabar ini tentu sangat menggiurkan masyarakat yang memiliki cita-cita membeli ataupun menambah kendaraan tahun ini. Hanya saja, apakah periode ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli mobil kedua?

Selain PPnBM nol persen, ada banyak alasan yang membuat seseorang ingin membeli mobil kedua. Besar kemungkinan adalah karena mobilitas anggota keluarga yang juga meningkat, dan beberapa alasan lainnya. Jika tetap berniat membeli mobil kedua, pastikan alasannya adalah sesuatu yang bersifat produktif.

"Tidak masalah memiliki dua mobil jika memang hal itu didasari dengan alasan kebutuhan. Atau, bisa juga dengan membeli mobil penumpang jika berniat menjadikan mobil tersebut sebagai taksi online," kata Financial Educator dan periset Lifepal, Aulia Akbar.

Namun menurut Aulia, pertimbangkan dua kali jika ingin membeli mobil hanya sebatas untuk mempermudah mobilitas anggota keluarga lainnya. Selama masih memiliki waktu untuk mengantar mereka untuk beraktivitas, lakukanlah hal ini ketimbang membeli satu lagi.

Ada beberapa pertimbangan sebelum memutuskan membeli mobil kedua sebagaimana disarankan Aulia Akbar:

1 dari 6 Halaman

Sehat keuangan

Mobil adalah aset yang tidak murah, lakukanlah perencanaan terlebih dulu sebelum membeli. Hindari melakukan pembelian secara impulsif, dan mengandalkan pembiayaan dari lembaga keuangan, baik bank atau perusahaan multifinance.

"Dana darurat akan sangat berguna untuk memitigasi risiko hilangnya pendapatan karena kehilangan pekerjaan. Pastikan bahwa, Anda sudah memiliki dana darurat dalam jumlah ideal," terangnya

Jika sudah berumah tangga dan memiliki tanggungan, sediakanlah dana darurat paling tidak setara dengan enam bulan pengeluaran bulanan.

2 dari 6 Halaman

Memiliki utang dalam batas wajar

Mereka yang hidup tanpa utang tentu memiliki beban pengeluaran yang lebih ringan ketimbang yang memiliki. Maksimal cicilan utang yang bisa ditoleransi adalah setara dengan 35 persen dari penghasilan bulanan kita.

Ilustrasi calon konsumen mobil baru

"Ketika utang kita sudah mencapai batas maksimal, hindari mengajukan permohonan kredit untuk membeli mobil kedua. Perlu diingat, Anda masih butuh dana untuk hidup, membayar premi asuransi, dan berinvestasi untuk jangka panjang," paparnya.

3 dari 6 Halaman

Tabungan ideal

Tabungan ideal dinilai dari kepemilikan aset lancar berada di kisaran 15 persen hingga 20 persen dari kekayaan bersih. "Terlalu sedikit bisa sangat berisiko untuk memenuhi kewajiban sehari-hari maupun yang bersifat darurat, sementara itu terlalu banyak maka hal itu menandakan kita kurang berinvestasi," katanya.

Sementara itu untuk urusan investasi, pastikan sudah rutin menyisihkan dana minimal 10 persen atau lebih dari penghasilan bulanan untuk berinvestasi demi merealisasikan tujuan jangka panjang.

4 dari 6 Halaman

Perbandingan sebelum membeli mobil

Cari tahu mobil apa yang menjadi kebutuhan saat ini, lakukan perbandingan antar merek mobil yang diburu. Dan pastinya pertimbangkan pula untuk membeli mobil dengan kondisi bekas jika ingin menghemat pengeluaran.

Kenali pula waktu-waktu dimana dealer menggelar diskon untuk setiap pembelian mobil ke pelanggan.

5 dari 6 Halaman

Garasi cukup

Ketika garasi rumah tidak lagi cukup untuk menampung mobil kedua, maka pertimbangkan ulang niat untuk menambah jumlah mobil.

Tidaklah baik memarkir mobil di luar garasi, faktor cuaca tentunya akan sangat mempengaruhi bagian eksterior mobil. Belum lagi, risiko baret juga lebih tinggi mengingat kita memarkirnya di luar rumah.

6 dari 6 Halaman

Mobil harus dilindungi

Jika akhirnya jadi membeli mobil kedua, maka segala macam risiko berpotensi menimpa mobil Anda tentu akan memakan biaya yang cukup besar. Maka sangat disarankan untuk melindungi kendaraan dengan asuransi.

Ada beberapa komponen yang harus diketahui berkaitan dengan besaran premi asuransi mobil. Pertama adalah wilayah (domisili mobil), kedua adalah kategori harga mobil, dan yang terakhir adalah jenis asuransi yang dipilih yaitu All Risk atau Total Loss Only (TLO).

BERI KOMENTAR