HOME » BERITA » GOFAR HILMAN, OTOVLOGGER PECINTA ALAM BUKTIKAN KETANGGUHAN HONDA CB150R DI BROMO

Gofar Hilman, Otovlogger Pecinta Alam Buktikan Ketangguhan Honda CB150R di Bromo

Pria kelahiran Jakarta 35 tahun ini merasakan sendiri keindahan alam Jawa Timur dan ketangguhan Honda CB150R Streefire terbaru. Ya, caranya ialah dengan berada di belakang kemudi alias mengendarai sendiri motor tersebut.

Jum'at, 17 Agustus 2018 14:22 Editor : Cornelius Candra
Foto: Cornelius Candra

OTOSIA.COM - Beberapa waktu lalu, PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi merilis generasi terbaru dari Honda CB150R Streetfire. Naked-sportbike ini diklaim lebih sporty dan tangguh dari model sebelumnya.

Untuk membuktikan ketangguhannya, motor 150cc ini digeber dari MPM Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, ke Gunung Bromo. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73.

Dalam kegiatan bertajuk Honda CB150R Streetfire Convoy Merdeka Tampil Gagah Rayakan Kemerdekaan ini, AHM turut menggandeng otovlogger yang juga mencintai keindahan alam Indonesia, Gofar Hilman.

Pria kelahiran Jakarta 35 tahun ini merasakan sendiri keindahan alam Jawa Timur dan ketangguhan Honda CB150R Streefire terbaru. Ya, caranya ialah dengan berada di belakang kemudi alias mengendarai sendiri motor tersebut dari titik awal, MPM Sedati, sampai finish, Gunung Bromo.

"Gak pegel, posisi tangan posisi kaki itu gak pegel dan motornya itu enak banget. Udah terbukti bisa sampai di Bromo dengan ban standar ", ujar Gofar.

Selain Gofar, hadir juga komunitas Honda CB150R Streetfire yang tergabung dalam Asosiasi Streetfire Indonesia (ASFI). Tak hanya membuktikan ketangguhan motor, mereka pun menunjukkan persaudaraan antar anggota atau brotherhood dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

"Pas tau mau touring sama 100 orang, ini buat video bagus banget sih", ujar pria ramah ini sambil tertawa.

Tak hanya ambil bagian sebagai peserta touring, Gofar Hilman juga turut menjadi petugas upacara. Pada kegiatan tersebut, ia berperan sebagai pembaca Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

(kpl/crn)