HOME » BERITA » GOKIL, PRIA DI GARUT CARI RUMPUT DENGAN MENGENDARAI MERCY KLASIK

Gokil, Pria di Garut Cari Rumput dengan Mengendarai Mercy Klasik

Mercy klasik yang dibawa bisa mengangkut 10 karung rumput

Rabu, 21 Oktober 2020 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Gokil, Pria di Garut Cari Rumput dengan Mengendarai Mercy Klasik
Ngarit pakai mobil klasik di Garut. ©2020 Liputan6

OTOSIA.COM - Mencari pakan hewan ternak menjadi rutinitas para peternak. Biasanya kendaraan yang dipakai untuk mencari rumput atau pakan lainnya adalah sepeda motor atau mobil pikap.

Namun hal berbeda justru dilakukan oleh peternak domba asal Kabupaten Garut bernama Muhammad Syam. Pria berusia 30 tahun itu, melakukan aktifitas ngarit atau mencari pakan ternak, menggunakan mobil Mercy e 300 classic. Bukan tanpa alasan, hal ini ia lakukan lantaran tidak memiliki angkutan lain.

Berikut kisah unik Syam, peternak domba yang mencari pakan dengan mobil Mercy.

1 dari 5 Halaman

Sempat Dianggap Aneh

Liputan6.com 2020 Merdeka.com

Pria yang juga mahasiswa pascasarjana salah satu universitas negeri di Bandung ini, tak menampik jika kegiatannya mencari rumput itu terbilang di luar kebiasaan. Awalnya, ia merasa aneh, namun kini sudah terbiasa.

?Sebenarnya biasa saja, dulu mungkin termasuk barang lux (mewah) karena jarang yang pakai jadi terlihat aneh,? ujar Muhammad Syam, dalam obrolan hangatnya dengan Liputan6.com, Minggu (18/10/2020).

2 dari 5 Halaman

Tak Ada Angkutan Lain

Menggunakan mobil, yang pernah mewah pada zamannya tersebut, bukan tanpa alasan. Syam menyadari tidak ada kendaraan lain yang bisa digunakan. Keluarganya memiliki mobil Mercy Classic, dan itulah yang dipilih untuk menjalankan aktivitas ngarit-nya.

?Sebenarnya ada satu lagi Mercy e 200, tapi jarang dipakai karena terlalu ceper (pendek/rendah),? kata dia.

3 dari 5 Halaman

Nyaman Digunakan untuk Mencari Rumput

Menurutnya, ide menggunakan sedan Mercy ?mewah? sebagai alat dalam mencari rumput memang bukan untuk pamer, namun soal kenyamanan. Ia menyebut jika suspensi mobil Eropa itu empuk sehingga enak ditunggangi.

Selain itu, mobil tersebut juga dianggap lebih irit bahan bakar saat digunakan untuk mengarit dibanding kendaraan lainnya.

?Saya pakai ke kampus bandung PP (pulang-pergi) hanya Rp100 ribu, hampir sama dengan kijang LGX sekarang,? sambungnya.

4 dari 5 Halaman

Mampu Angkut 10 Karung Rumput dan Domba

Walaupun terlihat bukan 'kodratnya', mobil tersebut sangat tangguh untuk mengangkut karung-karung rumput segar untuk pakan dombanya. Bahkan, tak kurang dari lima hingga 10 karung rumput yang berhasil dibawa Mercy kesayangannya itu.

?Soal banyaknya rumput kadang tergantung kebutuhan juga,? ujar Syam.

Saat ini, jumlah domba adu yang dipelihara berkisar sekitar 40 ekor. Dari jumlah itu empat ekor di antaranya biasa dibawa ke arena tarung domba untuk berlaga.

?Sisanya yang di kandang ada indukan, anakan juga bakalan domba adu Garut untuk calon petarung... Sebenarnya yang (mobil Mercy) e 200 buatan 1986 juga dipakai, namun jarang digunakan,? imbuhnya.

5 dari 5 Halaman

Mengoleksi Mercy Lain

Ternyata Syam sendiri juga mengoleksi mobil Mercy lain sejak lima tahun belakangan. Ia pun tetap merawat mobil koleksinya itu dengan baik.

?Walaupun aksesoris terutama kursi dan dashbor terlihat kusam. Pokoknya surat kendaraan semuanya lengkap, hanya pajak saja yang habis,? tutupnya.

Penulis: Nurul Diva Kautsar

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR