HOME » BERITA » GRAND NEW XENIA DIPASTIKAN MENGASPAL 15 JANUARI DI BSD

Grand New Xenia Dipastikan Mengaspal 15 Januari di BSD

Rabu, 09 Januari 2019 15:08 Editor : Ahmad Muzaki
Mobil yang diduga Daihatsu Xenia facelift (Facebook.com/ Anak Motor Indonesia) diambil 2/1/2019 pada 20.30 wib

OTOSIA.COM - Kabar yang ditunggu-tunggu oleh pecinta Daihatsu Xenia terkait kapan model baru akan keluar akhirnya terjawab sudah. Dalam surat undangan yang diterima redaksi Otosia.com, Rabu (9/1), PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memastikan peluncuran Daihatsu Grand New Xenia akan berlangsung pada Selasa depan, tepatnya 15 Januari 2018.

Meski waktunya bersamaan dengan peluncuran saudara kembarnya, Daihatsu memilih tempat peluncuran di Astra International Daihatsu BSD Astra Biz Center, sementara Avanza mengambil lokasi di sebuah hotel mewah di kawasan Senayan, Jakarta.

Dalam surat undangan via email yang ditandatangani Rudy Ardiman, Corporate Planning & Communication Division Head ADM, launching Grand New Xenia tersebut berlangsung di jam makan siang, atau 12.00 WIB.

Surat undangan ini juga sekaligus merupakan jawaban Daihatsu atas rumor-rumor yang viral di sosial media, seperti perubahan yang sesungguhnya di sektor eksterior maupun interior, termasuk soal harga yang ditunggu-tunggu awak media dan pecinta Xenia.

Dengan demikian Grand New Xenia produksi 2019 resmi mengaspal di Indonesia pada pekan depan. Sekaligus merupakan kejutan baru untuk para pesaingnya di segmen low MPV.

Sebelumnya ramai diberitakan, Xenia yang bakal meluncur merupakan facelift, tidak all new, sehingga pembaruan hanya meliputi eksterior dan interior dengan mesin yang diperkirakan sama seperti generasi sebelumnya.

Dari unggahan foto-foto di jagad maya, nampak beberapa perubahan pada Xenia, diantaranya desain baru gril model sirip dan bumper depan, lampu utama, bumper belakang, serta lampu belakang yang berpadu dengan aksen krom.

Isu harga yang beredar pun bervariasi. Beberapa sales mengatakan Xenia baru lebih mahal sekitar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta dari yang lama.

Reporter : Nazarudin Ray

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR