HOME » BERITA » HABISKAN MILIARAN RUPIAH, TOYOTA: DUNIA BALAP JUGA BUTUH DANA BESAR

Habiskan Miliaran Rupiah, Toyota: Dunia Balap Juga Butuh Dana Besar

Jum'at, 15 Maret 2019 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
New Toyota Yaris dan New Toyota Agya versi TTI (Otosia.com/Muhammad Ikbal)

OTOSIA.COM - Toyota Team Indonesia (TTI) secara resmi telah mengumumkan line up dan livery barunya pada Rabu (13/3/2019). Tahun ini TTI akan diperkuat oleh empat pembalap lama yaitu Haridarma Manoppo, Demas Agil, Andrianza Yunial, Anjasara Wahyu, serta 2 pembalap baru yaitu Herdiko Setya Putra dan Sabrina Sameh.

Sama seperti tahun kemarin, TTI masih akan mengandalkan 2 jenis mobil andalan dari Toyota. Kedua mobil tersebut yaitu New Toyota Yaris untuk ajang Indonesian Sentul Series Of Motorsport (ISSOM) dan New Toyota Agya 1.200 cc untuk ajang kejurnas Gymkhana.

Pemilihan kedua mobil tersebut tidak terlepas dari regulasi masing-masing balapan yang diikuti serta tentunya sebagai sarana pembuktian dari produk mereka. Proses pengembangan terhadap kedua mobil tersebut pun bisa dikatakan tidaklah instant.

Proses pengembangan terhadap New Toyota Yaris terbilang membutuhkan waktu yang cukup lama. Tercatat pada tahun pertama (2016) TTI kembali ke ajang balap ISSOM, TTI belum bisa meraih juara umum. Bisa dibilang, di tahun 2016 tersebut TTI bersama dengan TRD Indonesia masih disibukkan untuk mengembangkan dan memastikan durability dari mobil balap mereka.

Hingga pada akhirnya di tahun 2017, TTI berhasil meraih juara umum nasional melalui pembalap andalannya yaitu Haridarma Manoppo. Kesuksesan tersebut pun berlanjut di tahun berikutnya yaitu 2018, Haridarma Manoppo berhasil mempercundangi tim rival yaitu Honda Racing Indonesia yang membesut New Honda Jazz.

Proses pengembangan tersebut tentunya tidak hanya memakan waktu yang tidak sebentar, namun juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Apalagi di ajang balapan ISSOM tersebut, TTI juga menjadi melawan rival sejatinya yaitu Honda Racing Indonesia yang juga didukung oleh APM.

"Jika berbicara soal dana yang dikeluarkan memang pastinya tidak sedikit. Kalo ditanya habisnya berapa, mungkin tidak dapat dihitung secara pasti yaa. Karena di dalam balapan, segala hal mungkin terjadi. Tapi yang jelas sudah mengeluarkan lebih dari 1 miliar," jelas Executive General Manager PT Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto.

Senada dengan Soerjopranoto, pimpinan TRD Indonesia, Toshio Obara juga sepakat bahwa dunia balapan memang butuh dana yang besar. Selain itu, segalanya juga serba tidak pasti.

"Karena ketika Anda membangun dan mengembangkan sebuah mesin untuk ajang balapan resmi, tentu bisa sukses namun bisa juga mesin tersebut meledak secara tiba-tiba. Jadi tidak dapat diprediksi dan dihitung secara pasti," Toshio Obara

Sayangnya, Soerjopranoto enggan menyebutkannya secara rinci terkait apakah biaya lebih dari miliaran tersebut hanya untuk 1 unit mobil atau keseluruhan. Namun, dirinya memastikan bahwa dana yang dikeluarkan tersebut dapat dikatakan sebanding dengan prestasi dan manfaat beriklan yang didapatkan.

"Meskipun biaya yang dikeluarkan sangatlah besar, tetapi saya menilai hal tersebut sangat sebanding terhadap prestasi yang dihasilkan dan yang paling penting dapat menjadi ajang pembuktian dan sarana beriklan terhadap produk-produk kami," Soerjopranoto.

Saat ini, selain mengembangkan New Toyota Yaris dan New Toyota Agya 1.200 cc untuk ajang balap nasional, TTI bersama TRD Indonesia juga tengah disibukkan untuk mengembangkan New Toyota Fortuner yang kabarnya akan disiapkan untuk turun di ajang balapan Speed Offroad. Akan tetapi, TTI masih tutup mulut terkait kapan mobil tersebut akan siap berlaga di ajang Speed Offroad.

Reporter : Muhammad Ikbal

(kpl/ikb/tys)

BERI KOMENTAR