HOME » BERITA » 'HARAM' TINGGALKAN BOTOL AIR DI DALAM MOBIL YANG TERPAPAR MATAHARI JIKA TAK INGIN KENA SIAL

'Haram' Tinggalkan Botol Air di Dalam Mobil yang Terpapar Matahari Jika Tak Ingin Kena Sial

Botol air mineral yang tampak lazim ditinggal di dalam mobil rupanya juga bisa menjadi sumber bencana.

Kamis, 17 September 2020 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
'Haram' Tinggalkan Botol Air di Dalam Mobil yang Terpapar Matahari Jika Tak Ingin Kena Sial
Ilustrasi berkendara (Pixabay)

OTOSIA.COM - Botol yang menyimpan air bukan berarti aman-aman saja ditinggal di dalam mobil. Terlebih jika posisi mobil berada langsung terkena terik matahari.

Pasalnya, bahan kimia dari plastik bisa meresap ke dalam air ketika suhu panas. Botol plastik berisi air bisa membuat jok mobil terbakar jika sinar matahari menerpa pada sudut yang tepat, seperti dilansir Liputan6.com dari Mentalfloss.

Seorang teknisi baterai di Idaho Power Company, Dioni Amuchastegui pernah mengungkapkan ha itu. Dioni sedang duduk di truknya saat istirahat makan siang ketika dia melihat asap keluar dari dalam mobil.

"Dia melihat cahaya dibiaskan melalui botol air mineral dan mulai terbakar," kata Dioni lewat Facebook.

1 dari 3 Halaman

Dia merekam kejadian itu untuk memperingatkan orang lain tentang bahaya meninggalkan botol air plastik di mobil panas. Dia mengujinya lagi, dan termometer yang diangkat ke botol menunjukkan suhu 213 derajat Fahrenheit atau setara 100 derajat Celcius.

Departemen Pemadam Kebakaran Kota Midwest di Oklahoma melakukan pengujiannya sendiri dan menyimpulkan bahwa bahayanya sangat nyata.

Sementara itu, banyak orang menghindari minum air mineral dari botol yang tertinggal di dalam mobil, terutama di musim dingin. Sebab, ada kepercayaan luas bahwa membekukan atau menggunakan kembali botol plastik dapat menyebabkan senyawa karsinogenik terlepas ke dalam air.

2 dari 3 Halaman

Karsinogenik adalah zat yang dapat menyebabkan penyakit kanker. Zat-zat karsinogen menyebabkan kanker dengan mengubah asam deoksiribonukleat dalam sel-sel tubuh, dan hal ini mengganggu proses-proses biologis.

Tanggal kedaluwarsa untuk barang-barang konsumen yang bisa dimakan mungkin terdengar masuk akal. Namun, ada juga sejumlah barang lain yang bisa kedaluwarsa, seperti kursi mobil anak-anak misalnya.

Benda ini juga memiliki tanggal kedaluwarsa karena peraturan keselamatan berubah secara teratur dan karena mereka dapat mengalami keausan setelah bertahun-tahun digunakan setiap hari.

Akan tetapi, tanggal yang tertera pada air mineral tampaknya sulit diterima, namun itu benar-benar ada. Padahal itu hanyalah air. Sesuatu hal yang selalu ada di Bumi dan sebenarnya terus bisa digunakan.

3 dari 3 Halaman

Lalu, mengapa air mineral kemasan yang biasa dijual di pasaran juga memiliki tanggal kedaluwarsa? Jawabannya adalah kualitas air itu sendiri.

Sebuah undang-undang negara bagian New Jersey tahun 1987 mewajibkan semua produk makanan yang dijual di sana untuk menampilkan tanggal kedaluwarsa dua tahun atau kurang dari tanggal pembuatan.

Memberi label, memisahkan, dan mengirim batch air kadaluwarsa ke Garden State tampaknya sedikit tidak efisien bagi produsen air minum dalam kemasan, sehingga kebanyakan dari mereka mulai memberikan setiap botol tanggal kedaluwarsa dua tahun, tidak peduli ke mana ia pergi nantinya.

Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS tidak pernah menetapkan atau menyarankan batasan umur simpan air mineral selama itu diproduksi sesuai dengan peraturan dan botol tetap tersegel dengan baik.

BERI KOMENTAR