HOME » BERITA » HARGA TOYOTA FORTUNER BISA TURUN RP200 JUTAAN PASCA PAJAK 0 PERSEN

Harga Toyota Fortuner Bisa Turun Rp200 Jutaan Pasca Pajak 0 Persen

Diprediksi harga Toyota Fortuner bisa turun sampai Rp200 jutaan setelah diterapkannya pajak 0 persen.

Selasa, 23 Maret 2021 15:45 Editor : Cornelius Candra
Harga Toyota Fortuner Bisa Turun Rp200 Jutaan Pasca Pajak 0 Persen
Toyota Fortuner (Toyota)

OTOSIA.COM - Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru dengan mesin sampai 2.500 cc akan segera diterapkan di Indonesia. Pemberlakukan kebijakan ini tinggal menunggu dikeluarkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Sri Mulyani, Menteri Keuangan, sempat menyebut bahwa pajak 0 persen untuk mobil baru sampai 2.500 cc ini akan berlaku mulai 1 April 2021 mendatang. Syaratnya, kendaraan yang menikmati kebijakan itu harus berstatus CKD (completely knocked-down) atau dirakit lokal, serta tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 70 persen.

1 dari 2 Halaman

Salah satu produk yang tampaknya bisa menikmati pajak 0 persen ini adalah Toyota Fortuner. Pasalnya, SUV ladder-frame itu diproduksi secara lokal di Karawang, Jawa Barat, dengan TKDNdi atas 70 persen, tepatnya mencapai 75 persen.

Lantas, kira-kira berapa harga Toyota Fortuner setelah kena relaksasi pajak? Sekadar informasi, hingga berita ini diturunkan, masih belum ada keputusan dari pemerintah. Hitungan yang dibuat masih sebatas estimasi berdasarkan data yang ada.

2 dari 2 Halaman

Mengutip dari Permendagri No. 1 Tahun 2021, Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB) Toyota Innova 2.0 G MT sebesar Rp80,22 juta. Artinya, harga tipe terendah dari SUV ini nantinya diprediksi akan turun dari Rp512 juta (OTR Jakarta) menjadi Rp431,78 juta.

Sementara itu, Toyota Fortuner 2.4 VRZ AT 4x4 bisa turun sampai Rp223,86 juta. Dengan demikian, pesaing Mitsubishi Pajero Sport ini yang semula dibanderol Rp711,6 juta (OTR Jakarta) diprediksi akan dijual dengan harga Rp487,74 juta pasca pajak 0 persen.

BERI KOMENTAR