HOME » BERITA » HARI PERTAMA OPERASI ZEBRA, ADA 8.559 PELANGGAR LALU LINTAS YANG TERJARING

Hari Pertama Operasi Zebra, Ada 8.559 Pelanggar Lalu Lintas yang Terjaring

Ada ribuan pelanggar lalu lintas yang terjaring Operasi Zebra di hari pertama

Selasa, 27 Oktober 2020 15:45 Editor : Ahmad Muzaki
Hari Pertama Operasi Zebra, Ada 8.559 Pelanggar Lalu Lintas yang Terjaring
Petugas kepolisian lalu lintas saat menilang pengendara motor saat Operasi Zebra Jaya 2020 di kawasan Cawang, Jakarta, Senin (26/10/2020). Operasi Zebra Jaya dilaksanakan pada 26 Oktober-8 November 2020 untuk menekan jumlah pelanggaran lalu lintas. (Liput

OTOSIA.COM - Operasi Zebra di wilayah DKI Jakarta mulai digelar sejak kemarin, Senin 26 Oktober 2020. Di hari pertama razia, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat ada ribuan pengendara yang melanggar lalu lintas.

"Hari pertama Ditlantas Polda Metro Jaya menemukan 8.559 pelanggar," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, dilansir kanal Megapolitan, Liputan6.com.

1 dari 2 Halaman

Dari jumlah tersebut, 3.577 pelanggar diberi sanksi tilang. Sementara, 4.982 pelanggar lainnya hanya diberikan sanksi berupa teguran lisan.

Terkait jenis pelanggaran terbanyak untuk sepeda motor, Sambodo menegaskan, melawan arus berada di posisi utama. Selanjutnya, tidak menggunakan helm dan melanggar stop line.

"Pelanggar sepeda motor melawan arus sebanyak 694 pelanggar, tidak gunakan helm 421 pelanggar, melanggar stop line 354 pelanggar," kata Sambodo.

2 dari 2 Halaman

Pelanggar Mobil

Sedangkan untuk pengendara mobil, jenis pelanggaran yang kerap dilakukan adalah melanggar bahu jalan tol, melanggar stop line, dan tidak menggunakan sabuk pengaman.

"Pelanggar roda empat yang melanggar bahu jalan tol sebanyak 583 pelanggar, selanjutnya melanggar stop line berjumlah 182 pelanggar, berikutnya tidak menggunakan safety belt ada 104 pelanggar," tutur dia.

Penulis: Dian Tami Kosasih

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR