HOME » BERITA » HATI-HATI, KABEL YANG DIGEROGOTI TIKUS BISA SEBABKAN KEBAKARAN MOBIL ATAU MOTOR

Hati-hati, Kabel yang Digerogoti Tikus Bisa Sebabkan Kebakaran Mobil atau Motor

Kabel yang digigit tikus menjadi salah satu penyebab kebakaran mobil atau motor

Selasa, 01 Desember 2020 20:15 Editor : Ahmad Muzaki
Hati-hati, Kabel yang Digerogoti Tikus Bisa Sebabkan Kebakaran Mobil atau Motor
Tikus (Istimewa)

OTOSIA.COM - Sejauh ini pandemi COVID-19 belum usai. Alhasil mobil dan motor lebih sering terparkir di garasi daripada dipakai berkendara. Dan hal ini tentu menimbulkan beberapa permasalahan.

Biasanya, masalah yang sering ditemukan adalah motor atau mobil menjadi sarang binatang, seperti tikus. Lebih dari itu, hewan pengerat ini sering kali juga menggigit kabel kendaraan sehingga menyebabkan kerusakan.

1 dari 4 Halaman

Dijelaskan Chief Mechanic Maxxwire Indonesia, Leon, kabel yang digigit tikus ini bisa menjadi salah satu penyebab kebakaran mobil atau motor.

"Mobil harian itu, yang sering mengalami korsleting dan terjadi kebakaran adalah yang sering terparkir lama dan digigit tikus," ujar Leon, beberapa waktu lalu.

2 dari 4 Halaman

Lanjut Leon, memang saat ini pabrikan kendaraan tengah fokus dengan kualitas sistem perkabelan. Sehingga, saat ini ada semacam pelapis untuk kabel mobil atau motor, untuk menghindari masalah gigitan tikus tersebut.

" Kabel standar ini, bisa tahan 20 tahun. Tapi, jika memang area parkirnya ada banyak tikus, maka itu bisa merusak kabel," tegasnya.

3 dari 4 Halaman

Kabel penambah tenaga

Kabel Maxxwire diklaim bisa menambah tenaga motor (Ist)

Sementara itu, saat ini Maxxwire juga menyediakan seperangkat kabel untuk mendongkrak performa motor. Tidak hanya itu, kabel yang terpasang di ECU dan sistem pengapian ini juga mampu menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang.

"Produk ini, memang bisa memaksimalkan kelistrikan kendaraan, sehingga tenaga dan torsi juga mengalami peningkatan. Karena alat ini, mengoptimalkan putaran mesin dari bawah," tegasnya.

4 dari 4 Halaman

Sedangkan untuk mengurangi emisi gas buang, memang tergantung dari setiap jenis kendaraannya. Tidak ada patokan, kabel Maxxwire ini bisa mengurangi emisi berapa persen, tapi yang pasti dengan pembakaran yang lebih baik, dengan koil yang lebih besar dan pembakaran bahan bakar yang maksimal, mampu mengurangi emisi.

"Emisi itu kan sisa pembakaran bahan bakar, jadi jika pembakaran lebih baik dengan koil yang besar dan pembakaran bahan bakar yang maksimal, emisi gas buang pasti lebih kecil," tegas Leon.

Terkait harga, kabel Maxxwire untuk sepeda motor dibanderol Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Sedangkan untuk mobil mesin bensin dijual Rp2 juta dan mesin diesel Rp2,25 juta.

Penulis: Arief Aszhari

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR