HOME » BERITA » SUZUKI JAWAB SOAL HEAD UNIT ERTIGA KECIL DAN KABAR ERTIGA DIESEL SAAT INI

Suzuki Jawab Soal Head Unit Ertiga Kecil dan Kabar Ertiga Diesel Saat Ini

Dibandingkan Thailand, head unit Suzuki Ertiga Indonesia berukuran lebih kecil. Namun Suzuki Indonesia belum berencana menggantinya.

Minggu, 07 Juni 2020 20:00 Editor : Nazarudin Ray
Dibandingkan Thailand, head unit Ertiga Indonesia lebih kecil (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Suzuki Ertiga di Thailand menggunakan head unit 10 Inch, jauh lebih besar dari Ertiga yang dijual di Indonesia dengan hanya 7 Inch. Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan besar.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pun menjawab pertanyaan mengenai perbedaan peranti hiburan dalam mobil keluarga tersebut.

"Kebutuhan produk di setiap negara berbeda-beda, setiap perangkat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen tiap negara. Suzuki Ertiga dengan ukuran 7 Inch bisa diterima dengan baik, dan tidak mendapatkan komplain dari konsumen mengenai perangkat tersebut. Namun, jika market membutuhkan head unit yang lebih besar, kami bisa buatkan," jelas Harold Donel, Head of Product Development & Marketing Research SIS.

Dalam diskusi virtual bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot) pada (4/6) lalu, Harold juga mengungkap kabar terkini Suzuki Ertiga diesel. Mobil keluarga bermesin diesel yang diluncurkan pada 2017 tersebut, dikabarkan penjualannya masih sesuai target.

"Penjualan Suzuki Ertiga diesel masih sesuai target sekitar 11 - 20 persen, dimana target tersebut terakomodir. Namun kendaraan diesel sangat sensitif bagi konsumen karena kebiasaan perawatannya. Baik bahan bakar, maupun sensitifitas lainnya," ujar Harold.

Menurut Harold, sensitifitas yang kerap ditemui pada konsumen adalah saat melakukan pengisian bahan bakar yang tidak banyak ditemui dengan standar yang ada atau sesuai dengan spesifikasi mesin diesel dari produk Suzuki.

Tak hanya itu, teknologi mesin diesel, seperti autostop dan auto start pas lampu merah, adjustmennya cukup lama. Ketiga hal tersebut, menjadi pertimbangan Suzuki menawarkan ke Indonesia.

"Melihat di Indonesia yang nice market, membuat Suzuki tidak ingin memberikan pengalaman buruk bagi konsumen di Indonesia," kata Harold.

(kpl/nzr)

BERI KOMENTAR