HOME » BERITA » HINDARI BEGAL, BIKER INI MALAH KETEMU HANTU HITAM BERCAPING

Hindari Begal, Biker ini Malah Ketemu Hantu Hitam Bercaping

Untuk menghindari begal di malam hari, seorang biker terpaksa mengambil jalan pintas melewati daerah angker. Dia memang selamat dari begal, tapi dia malah bertemu hantu hitam.

Kamis, 22 Oktober 2020 21:45 Editor : Nazarudin Ray
Hindari Begal, Biker ini Malah Ketemu Hantu Hitam Bercaping
Ilustrasi pemotor melewati daerah angker (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Riding malam-malam suatu kali jadi menu perdana bagi seorang pria bernama Aan Suherlan atau yang biasa disapa Alan. Hari itu sekitar akhir Juli 2020, Alan terpaksa bermotor jarak jauh Jakarta-Sumedang karena ibu mertuanya tutup usia.

Sekitar 7 hingga 8 jam plus istirahat dijalani agar bisa menghadiri pemakaman esok hari. Namun bukan cuma perjalanan jauh yang mesti ditempuh, melainkan pilihan jalan yang serba salah.

"Sebetulnya ini pengalaman pertama gue riding malem, terpaksa hal ini gue lakukan karena gue harus tiba di lokasi sebelum jenazah dikuburkan. Gue berangkat dari Jakarta pukul 21.00 WIB dengan rute Bekasi-Cikarang-Karawang-Subang-Sumedang," kata dia.

1 dari 4 Halaman

Disarankan Lewat Jalan Alternatif

Mengendarai Honda SupraX 125, ia pun tiba di Jalan Cagak arah Subang-Bandung. Karena sedikit merasa lelah, Alan coba mencari warung kopi di depan hotel. Di sana dia mengobrol dengan salah satu security hotel bernama kang Oding.

"Saya disaranin lewat jalur alternatif saja ke jalan Cirangkong, Cijambe-Kumpay Jalancagak. Di sana memang aman dari begal, tapi kadang banyak penampakan hantu, di sekitar kebun sawit usai melintas perumahan warga," ujar Alan menirukan kang Oding.

Alan berpikir, daripada berhadapan dengan begal, ia lebih memilih bertemu hantu. Baginya, meski menyeramkan, makhluk halus bukanlah maling dan mencuri motor. Ia pikir, ah nekat saja.

2 dari 4 Halaman

Muncul Sosok Putih Mirip Kuntilanak

Bener saja, sesampainya di tengah hutan, sebuah pohon bambu tiba-tiba berayun ke bawah menghalangi jalan. Alan pun diam sejenak, menahan rasa takut. Dalam hati, ia tetap berdoa agar tidak panik.

Tak lama berselang, muncul dari kejauhan sosok bayangan putih yang ia duga kuntilanak. Motor tetap dia jalankan pelan-pelan.

"Pas gue deketin itu bayangan putih, dia tetap duduk mengarah pepohonan. Gue gak mau terlalu kepo karena mungkin dia memang penghuni hutan itu. Sembari bebacaan dalam hati, gue coba lanjutin perjalanan hingga sampai ke hutan sawit yang diceritain sama Kang Oding tadi," ujar Alan.

3 dari 4 Halaman

Makhluk Besar Hitam Pakai Caping

Bener kata Kang Oding, memang lokasi ini jarang sekali dilewati warga. Di pertengahan hutan sawit, dia mengaku bertemu sosok bayangan hitam tinggi besar dengan memakai topi caping serta tongkat di tangan kanannya.

"Di kejauhan gue udah kasih tanda lampu dim agar gak diganggu sama itu makhluk. Dia pun bergeming, berdiri menatap kosong ke depan, seolah mempersilakan gue untuk lewat. Gak ada tanda-tanda dari dia bahwa dia mau jahilin gue. Tapi tetap gue kendarai motor secara perlahan hingga sampai di perbatasan Kasomalang," urai Alan.

4 dari 4 Halaman

Tetap Fokus Berkendara

Alan hanya ingin berpesan. Bagi pengendara yang suatu saat menjalani lintas malam di kawasan Kumpay tersebut, janganlan panik jika suatu saat melihat sesuatu yang ganjil. Tetap konsentrasi membawa kendaraan untuk menghindari kecelakaan atau hal lain yang tidak diinginkan.

"Prinsip gue, makhluk halus itu tidak akan mengganggu kalau di dalam hati dan pikiran kita bersih serta tujuan kita lewat daerah tersebut untuk mencari selamat," tutup Alan.

BERI KOMENTAR