HOME » BERITA » HINGGA 23 APRIL 2020, OJEK DI JAKARTA TAK DIPERBOLEHKAN ANGKUT PENUMPANG

Hingga 23 April 2020, Ojek di Jakarta Tak Diperbolehkan Angkut Penumpang

Ojek online hanya boleh mengangkut barang untuk diantarkan. Aturan tentang PSBB Jakarta ini berlaku untuk 14 hari ke depan, dimulai pukul 00.00 WIB, Jumat 10 April 2020, sampai 23 April 2020.

Sabtu, 11 April 2020 18:15 Editor : Ahmad Muzaki
Hingga 23 April 2020, Ojek di Jakarta Tak Diperbolehkan Angkut Penumpang
Pengemudi ojek online membawa penumpang di Jakarta, Selasa (10/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat resmi menaikkan tarif batas atas dan tarif batas bawah ojek online. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

OTOSIA.COM - Anies Baswedan telah berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta. Dari aturan tersebut, salah satu yang diatur adalah tukang ojek baik online atau pangkalan tak boleh lagi mengangkut penumpang.

"Ojek tidak boleh antar penumpang, tetapi ojek boleh antar barang. Aturan ini dituangkan dalam Pergub tentang PSBB mengacu pada aturan Permenkes Nomor 9 tahun 2020," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (9/4/2020), dilansir dari Liputan6.com.

Meski masih bisa beroperasi, ojek online hanya boleh mengangkut barang untuk diantarkan. Aturan tentang PSBB Jakarta ini berlaku untuk 14 hari ke depan, dimulai pukul 00.00 WIB, Jumat 10 April 2020, sampai 23 April 2020.

1 dari 2 Halaman

Lebih lanjut, Anies juga menuturkan bahwa Pemprov DKI Jakarta usulkan ada pengecualian untuk driver ojek online. Namun, peraturan Menteri Kesehatan yang jadi acuan PSBB Jakarta belum ada perubahan.

"Kemarin kita coba sampaikan untuk difasilitasi saat pembicaraan dengan Kemenhub, tetapi karena belum ada perubahan di peraturan permenkes dan pergub harus sejalan dengan rujukan Permenkes," Anies menandasi.

2 dari 2 Halaman

Mitra Driver Utamakan Kesehatan

Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno menegaskan, Grab secara aktif mengimbau semua mitra pengemudi dan pengiriman untuk mengutamakan kesehatan dan untuk mengambil tindakan pencegahan secara menyeluruh.

Upaya tersebut berupa memakai masker, mendisinfeksi kendaraan dan tas pengiriman secara teratur. Kemudian juga sering cuci tangan dan selalu jaga jarak aman melalui prosedur contactless delivery bagi mitra pengiriman GrabFood dan GrabExpress.

BERI KOMENTAR