HOME » BERITA » HONDA C70 DAN MODENAS KRISS 110 DIOPREK, JADI MOTOR ANTI BANJIR

Honda C70 dan Modenas Kriss 110 Dioprek, Jadi Motor Anti Banjir

Banjir sudah mengancam beberapa daerah jika musim hujan tiba. Dua pemuda ini mengantisipasinya dengan memodifikasi sepeda motor menjadi kendaraan amfibi.

Sabtu, 07 Desember 2019 20:15 Editor : Dini Arining Tyas
Honda C70 dan Modenas Kriss 110 Dioprek, Jadi Motor Anti Banjir
Sepeda motor amfibi (sinarharian.com.my)

OTOSIA.COM - Dua pemuda Ikram Shahidi Mat Kail (24) dan saudaranya, Muhammad Zakaria (22), membuat inovasi menarik soal sepeda motor anti banjir. Mereka menyulap sepeda motor menjadi kendaraan amfibi yang bisa dipakai di dalam air.

Keduanya mengubah Modenas Kriss 110 dan Honda C70 menjadi sepeda motor yang bisa dikendarai di dalam air. Bahkan ketika sepeda motor tersebut sampai tenggelam dengan ketinggian air ada di leher pengendara.

1 dari 2 Halaman

Honda C70 dan Modenas Kriss 110 Dioprek, Jadi Motor Anti Banjir

Ikram Shahidi mengatakan kepada Bernama, bahwa ide itu muncul ketika ada banjir. Mereka hanya butuh dua jam untuk menyelesaikan modifikasi motor tersebut.

Mereka memodifikasi botol plastik untuk menggantikan tangki minyak, karburator dan selang nafas ke karburator, serta ujung pipa knalpot yang dibuat lebih tinggi ketimbang sepeda motor pada umumnya.

"Sebenarnya, tahun lalu saya mencoba tetapi tidak berhasil karena sepeda motor masih mati saat di air. Namun, saya mencoba lagi baru-baru ini dan hasil dari berbagai ide teman-teman, sepeda mtoor selesai dalam waktu dua jam," jelasnya.

2 dari 2 Halaman

Honda C70 dan Modenas Kriss 110 Dioprek, Jadi Motor Anti Banjir

Sementara itu, Muhammad Zakaria yang akrab disapa Pok Ya menceritakan bahwa mereka mengerjakan sepeda motor itu di waktu senggang. Seperti saat setelah bekerja sebagai mekanik.

Keduanya tidak pernah memiliki pendidikan formal, tapi mengaku tertarik dengan dunia sepeda motor sejak kecil. Lalu mereka bekerja sebagai mekanik lain selama beberapa tahun sebelum membuka bengkel kecil di desa.

"Jika ada kesempatan, kami juga ingin belajar secara formal karena kami berencana untuk membuat sepeda motor amfibi dalam banjir yang akan datang. Kmai juga bisa membantu penduduk desa ke tempat yang aman," katanya.

BERI KOMENTAR