HOME » BERITA » HONDA CR-V BELUM TENTU NIKMATI RELAKSASI PAJAK?

Honda CR-V Belum Tentu Nikmati Relaksasi Pajak?

Akankah Honda CR-V mendapat relaksasi pajak pada April 2021 nanti?

Sabtu, 27 Maret 2021 09:45 Editor : Cornelius Candra
Honda CR-V Belum Tentu Nikmati Relaksasi Pajak?
Honda CR-V 2021 (Honda)

OTOSIA.COM - Mulai 1 April 2021 mendatang, pemerintah akan menerapkan perluasan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru hingga kapasitas mesin 2.500 cc. Hanya saja, sampai hari ini (27/3) daftar model yang terdampak kebijakan tersebut masih belum dirilis.

Salah satu mobil yang digadang-gadang bisa menikmati relaksasi pajak ini adalah Honda CR-V. Pasalnya, SUV monocoque itu diproduksi secara lokal di Karawang, Jawa Barat. Pihak PT Honda Prospect Motor (HPM) pun belum memberikan konfirmasi.

1 dari 2 Halaman

"Saat ini kami masih berkomunikasi dengan pemerintah, model apa saja yang termasuk di relaksasi pajak ini. Jadi tunggu saja, mungkin sebelum 1 April daftarnya keluar," terang Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM.

"Perluasan relaksasi pajak ini keputusan yang sangat baik dari pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan industri otomotif. Jadi banyak sekarang model yang mendapat relaksasi, kami rasa dampaknya positif untuk pabrikan dan pemasok komponen lokal," tambahnya.

2 dari 2 Halaman

Seandainya Honda CR-V termasuk dalam mobil yang mendapat relaksasi pajak, diprediksi penurunan harganya sekitar Rp36-43 jutaan. Pasca kebijakan tersebut, kemungkinan SUV monocoque ini akan dibanderol Rp450-530 jutaan.

Sekadar informasi, harga Honda CR-V 2.0 sebagai tipe terendah saat ini mencapai Rp489 juta. Sementara itu, varian tertingginya, Honda CR-V 1.5 Prestige Turbo dibanderol Rp577 juta (OTR Jakarta).

BERI KOMENTAR