HOME » BERITA » HONDA CR-V HYBRID BELUM MASUK INDONESIA, INI ALASANNYA

Honda CR-V Hybrid Belum Masuk Indonesia, Ini Alasannya

PT HPM mengungkap alasan tak menghadirkan Honda CR-V Hybrid.

Jum'at, 19 Februari 2021 15:45 Editor : Cornelius Candra
Honda CR-V Hybrid Belum Masuk Indonesia, Ini Alasannya
Honda CR-V Hybrid (Honda)

OTOSIA.COM - Kamis kemarin (18/2), PT Honda Prospect Motor (HPM) merilis 3 mobil baru sekaligus. Salah satu yang menarik perhatian ialah SUV andalan mereka, yakni New Honda CR-V.

Pasalnya, New Honda CR-V sekarang sudah dilengkapi Honda Sensing. Di dalam terdapat segudang fitur keselamatan, sekaligus membuat mobil tersebut memiliki sistem berkendara semi-otonom.

1 dari 3 Halaman

Hanya saja, New Honda CR-V masih mengandalkan 2 varian mesin lamanya, 2.000 cc NA (naturally-aspirated) dan 1.500 cc turbocharger. Padahal, beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang, sudah memiliki versi hybrid.

Bahkan, ada juga Honda CR-V plug-in hybrid yang sudah dipamerkan dalam ajang Beijing International Automotive Exhibition 2020 lalu. Rencananya, mobil ramah lingkungan tersebut akan dirilis pada tahun ini untuk pasar otomotif China.

2 dari 3 Halaman

Lantas, kenapa Honda CR-V Hybrid tak ikut dihadirkan di Indonesia? Menanggapi hal tersebut, Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM angkat bicara.

"Untuk saat ini kami memang belum membawa Honda CR-V Hybrid. Tapi, bukan berarti kami nantinya tidak akan bergerak di elektrifikasi," terang Billy usai peluncuran 3 mobil baru Honda kemarin (18/2).

3 dari 3 Halaman

"Seperti yang sudah sempat saya jelaskan sebelumnya, kami masih harus mempelajari lebih lanjut mengenai segmen ini. Jadi kami ingin memberikan produk yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan konsumen," tambahnya.

Selain itu, PT HPM pun masih memperhitungkan soal infrastruktur yang mendukung kendaraan elektrifikasi. Mereka pun terus mempelajari kondisi pasar, serta regulasi terkait mobil ramah lingkungan di Indonesia.

BERI KOMENTAR