HOME » BERITA » HONDA CR-V KEMBALI DIASAPI WULING ALMAZ

Honda CR-V Kembali Diasapi Wuling Almaz

Penjualan wholesale Wuling Almaz periode Mei 2019 kembali unggul dari Honda CR-V.

Sabtu, 29 Juni 2019 15:15 Editor : Cornelius Candra
Honda CR-V Kembali Diasapi Wuling Almaz
Wuling Almaz (Wuling Indonesia)

OTOSIA.COM - Pada periode pertamanya, Februari 2019 lalu, PT Wuling Motors Indonesia langsung mendistribusikan Wuling Almaz sebanyak 568 unit. Jumlah tersebut mampu mengalahkan Honda CR-V yang hanya 534 unit.

Kini, berdasarakan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Wuling Almaz kembali mengungguli Honda CR-V setelah mencatatkan angka penjualan secara wholesales (dari pabrik ke dealer) sebanyak 1.130 unit pada periode Mei 2019 lalu.

Jumlah tersebut unggul jauh dari Honda CR-V yang hanya terdistribusi sebanyak 750 unit. Angka itu sekaligus menunjukkan penurunan drastis dari periode April 2019 yang mencapai 1.156 unit dan mengalahkan Wuling Almaz.

Sementara itu, rekan senegara Wuling Almaz, DFSK Glory 580 tak terlalu gemilang, namun terbilang cukup konsisten. Angka penjualan SUV asal China itu naik 13 unit dari periode April 2019 menjadi 193 unit.

Penjualan wholesales Mazda CX-5 juga cenderung stabil, dari 156 unit di April 2019 menjadi 174 unit pada periode Mei 2019. Di bawahnya ada Nissan X-Trail dan Hyundai Tucson dengan distribusi masing-masing mencapai 44 unit dan 16 unit.

1 dari 1 Halaman

Wanita di Balik Tenarnya SUV

Honda CR-V Kembali Diasapi Wuling AlmazWanita di Balik Tenarnya SUV

Saat ini segmen mobil SUV memang sedang naik daun. Bahkan, berbagai pabrikan mobil mewah telah masuk ke kelas tersebut, seperti Rolls-Royce Cullinan, Bentley Bentayga, dan Lamborghini Urus.

Selain itu, akan dirilis juga Aston Martin DBX. Namun, mengutip dari Motoring.com.au, penyebab kehadiran mobil ini bukan hanya kondisi pasar, melainkan juga wanita.

"Mereka (wanita) ingin merasa aman, mereka ingin terlindungi, mereka ingin menatap masa depan. Mobil SUV memiliki semua atribut yang berhubungan dengan hal-hal tersebut," ujar Simon Sproule, Vice President and Chief Marketing Aston Martin.

Sproule juga menyatakan bahwa SUV adalah mobil unisex atau menarik bagi pria dan wanita. Namun, wanita memiliki hubungan yang lebih kuat dan mampu menemukan berbagai keperluan yang dicari pada mobil SUV.

"Saya pikir yang mengubah pasar SUV dan memberinya daya tarik yang lebih luas adalah kehadiran crossover yang melembutkan SUV berbasis truk ke platform monocoque," tambahnya.

Selain itu, Sproule pun menyebut bahwa 80% penjualan mobil di pasar otomotif global dipengaruhi oleh wanita. Pasalnya, mereka mengikuti kebutuhannya pada suatu kendaraan.

BERI KOMENTAR