HOME » BERITA » HONDA TAK BERNIAT BENTUK ALIANSI SEPERTI PABRIKAN LAIN

Honda Tak Berniat Bentuk Aliansi Seperti Pabrikan Lain

Presiden Honda percaya pihaknya masih bisa berinovasi dan tak berniat untuk membentuk aliansi dengan pabrikan lain.

Minggu, 29 Desember 2019 13:45 Editor : Cornelius Candra
Honda Tak Berniat Bentuk Aliansi Seperti Pabrikan Lain
Mobil listrik Honda e (Wacom.com)

OTOSIA.COM - Berbagai pabrikan mobil saat ini tengah ramai membentuk aliansi, seperti Renault-Nissan-Mitsubishi, Volkswagen Group, dan yang terbaru, Fiat Chrysler Automobiles dengan Groupe PSA asal Perancis.

Tujuannya tentu untuk memunculkan ide-ide baru bagi pasar otomotif global. Selain itu, aliansi ini juga bisa mengurangi biaya riset per pabrikan lantaran bisa saling bertukar teknologi dan berbagi platform.

Hanya saja, Honda dalam Autonews.com mengaku tidak berniat untuk membentuk aliansi dengan pabrikan lain. Hal itu diungkapkan langsung oleh Takahiro Hachigo, Presiden Honda Motor.

Hachigo menyebut bahwa ia tak ingin ada pengaruh besar dari pabrikan lain dalam pengambilan keputusan. Pasalnya, hal ini berpotensi membuat Honda tidak bisa bergerak sesuai keinginannya sendiri.

1 dari 1 Halaman

Terbuka Untuk Kerjasama

Honda Tak Berniat Bentuk Aliansi Seperti Pabrikan LainTerbuka Untuk Kerjasama

Meski demikian, Honda sangat terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan pabrikan lain. Salah satunya, mereka tengah menjalin kerjasama dengan General Motors (GM) dengan bentuk win-win collaboration, bukan capital-tie up.

Keduanya beriringan dalam pengembangan teknologi hydrogen fuel-cell dan komponen mobil listrik. Hachigo pun mengklaim bahwa dengan kerjasama seperti ini, Honda tetap bersaing di pasar otomotif global.

Selain itu, Hachigo percaya bahwa jajarannya masih mampu memberikan ide-ide baru serta menarik yang sesuai dengan tren saat ini dan mengikuti permintaan pasar di masa depan.

Artinya, kecil kemungkinan Honda untuk bergabung dengan pabrikan lainnya dan membentuk sebuah aliansi. Namun, mereka tetap membuka kesempatan bagi perusahaan lain dalam sebuah kerjasama tanpa memengaruhi pengambilan keputusan.

BERI KOMENTAR