HOME » BERITA » HONDA VIETNAM RILIS LAWAN KUAT YAMAHA LEXI, AIR BLADE 125

Honda Vietnam Rilis Lawan Kuat Yamaha Lexi, Air Blade 125

Senin, 03 Desember 2018 13:15 Editor : Cornelius Candra
Honda Air Blade 125 MY2019 Vietnam (Motosaigon.vn)

OTOSIA.COM - Honda Vietnam baru saja merilis model teranyar dari Honda Air Blade 125 model 2019. Mengutip dari Motosaigon.vn, skutik pesaing Yamaha Lexi tersebut kini memiliki warna baru yang lebih agresif dan modern.

Menariknya, Honda Air Blade 125 telah menggunakan metode pengecatan magnetic painting layaknya Kawasaki Ninja 250 terbaru. Dengan demikian, striping skutik ini memiliki kesan 3 dimensi. Selain itu, produk pabrikan berlogo sayap tersebut juga dilengkapi dengan sistem penguncian smart-key alias keyless.

Karena hanya sekadar penyegaran, Honda Air Blade 125 tetap mengandalkan mesin PGM-Fi lamanya, 1-silinder SOHC 125 cc liquid-cooled. Dapur pacu ini diklaim mampu menghasilkan tenaga sebesar 11,2 hp dengan torsi maksimum mencapai 9,5 Nm.

Layaknya skutik maxi Yamaha dan Honda PCX, Honda Air Blade mengandalkan dual-suspension di belakang. Sayangnya, ukuran ban skutik ini terbilang kecil untuk sebuah skuter gambot, hanya 80/90-14 di depan dan belakang 90/90-14. Selain itu, Honda Air Blade 125 masih mengandalkan speedometer digital.

Dengan desainnya yang sporty, Honda Air Blade 125 sebenarnya cocok diboyong ke Indonesia dan dibekali mesin 150 cc untuk beradu dengan Yamaha Aerox 155. Di Vietnam, keduanya sebenarnya telah bersaing karena ada Yamaha Aerox versi 125 cc.

Mengenai harga, menurut sumber yang sama, Honda Air Blade 125 termurah tanpa keyless dibanderol VND37,99 juta, sekitar Rp23 jutaan. Varian di atasnya, keyless, dibanderol VND40,59 juta dan VND 41,59 juta, setara Rp24,8 jutaan dan Rp25,4 jutaan.

Sementara itu, harga jual varian tertingginya yang menggunakan magnetic painting dan smartkey atau keyless bisa mencapai VND41,79 juta atau sekitar Rp25,5 jutaan. Kurs VND1 = Rp0,61). Terbilang cukup tinggi untuk skutik berkapasitas 125 cc.

 (kpl/crn)

BERI KOMENTAR