HOME » BERITA » HUJAN DERAS, BIJAKLAH MENYALAKAN LAMPU UTAMA MOBIL

Hujan Deras, Bijaklah Menyalakan Lampu Utama Mobil

Berkendara mobil saat hujan sangat deras harus lebih berhati-hati. Untuk membuat kendaraan lain mengetahui posisi mobil Otolovers, bisa dengan menyalakan lampu mobil.

Senin, 16 Maret 2020 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
Hujan Deras, Bijaklah Menyalakan Lampu Utama Mobil
Berkendara saat hujan (gulfnews.com)

OTOSIA.COM - Hingga saat ini masih banyak yang terkadang salah mengartikan masing-masing fungsi mobil. Salah satunya soal menyalakan lampu. Ada beberapa lampu pada mobil yang memiliki fungsi yang berbeda.

Menyalakan lampu yang tidak seharusnya bisa berbahaya. Contohnya ketika kondisi jalanan tengah diguyur hujan lebat. Melansir laman Hyundai Indonesia, ada baiknya pengemudi tidak menyalakan lampu utama besar.

Pasalnya, itu bisa menggangu pengguna jalan lainnya. Jika membutuhkan penerangan ke depan, cukup menggunakan lampu senja saja. Lampu utama boleh dinyalakan hanya jika benar-benar membutuhkan bantuan penerangan ke jalan.

1 dari 1 Halaman

Selain itu, pengemudi juga bisa memanfaatkan kombinasi lampu senja dan lampu kabut atau fog lamp. Dengan bantuan fog lamp, penyinaran ke jalan bisa lebih optimal tanpa mengganggu pengguna jalan lain dari arah berlawanan. Pasalnya posisi fog lamp di bawah dan sorotannya tidak tinggi.

Selain tak dianjurkan menyalakan lampu utama, pengemudi juga tak dianjurkan untuk menyalakan lampu hazard saat mobil melaju. Kerlip lampu hazard sama bahayanya dengan ketika menyalakan lampu utama.

Terlebih dalam kondisi hujan yang benar-benar deras, bisa membuat silau. Lampu hazard itu memiliki fungsi memberikan kode sedang dalam kondisi darurat keapda pengguna mobil lain. Seperti ketika mobil mogok, menepi untuk ganti ban yang pecah, kecelakaan lalu lintas dan sebagainya.

BERI KOMENTAR