HOME » BERITA » HYUNDAI AKAN PRODUKSI RIVAL TOYOTA AVANZA DI CIKARANG?

Hyundai Akan Produksi Rival Toyota Avanza di Cikarang?

Kabarnya Hyundai akan merilis MPV pesaing Toyota Avanza dan diproduksi secara lokal di Cikarang.

Senin, 01 Februari 2021 12:15 Editor : Cornelius Candra
Hyundai Akan Produksi Rival Toyota Avanza di Cikarang?
Mobil MPV konsep Hyundai Hexa Space (Hyundai)

OTOSIA.COM - Low MPV (LMPV) menjadi salah satu segmen yang cukup ramai di Indonesia. Wajar saja, kelas tersebut sangat diminati masyarakat dengan berbagai alasan, mulai bisa muat 7 orang hingga harga yang relatif terjangkau.

Rumornya, pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai, juga akan meramaikan segmen tersebut dalam waktu dekat. Bahkan, MPV yang digadang-gadang sebagai rival Toyota Avanza itu nantinya diproduksi di pabrik barunya di Cikarang.

1 dari 3 Halaman

Memang, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bersama Hyundai Global tengah membangun fasilitas produksi mereka di Cikarang, Jawa Barat. COO PT HMID, Makmur, pun menyebut bahwa prosesnya sudah mencapai 80%.

"Sejauh ini (pembangunan pabrik) masih sesuai jadwal. Jadi kira-kira akhir tahun ini sudah bisa mulai produksi secara penuh," terang Makmur di sela-sela sesi media test-drive Hyundai Palisade beberapa waktu lalu.

2 dari 3 Halaman

Hanya saja, ia masih menutup informasi terkait model yang akan diproduksi di pabrik baru tersebut, begitu juga dengan rumor MPV Hyundai pesaing Toyota Avanza.

"Terkait model, tentu kami belum bisa mengatakannya. Tapi, yang pasti produk ini nantinya akan cocok dengan karakter konsumen Indonesia dan punya peluang yang sangat menjajikan," ujar Astrid Ariani Wijana, General Manager Marketing Department HMID.

3 dari 3 Halaman

"Kalau untuk mobil listrik, memang sudah ada di rencana kami. Tapi, tipenya apa dan waktunya kapan, itu masih dalam tahap persiapan. Karena pabrik ini nantinya juga dari basis ekspor. Jadi belum tentu mobilnya juga akan dijual di Indonesia," tambah Makmur.

Kehadiran fasilitas produksi ini sebenarnya juga menjadi bukti keseriusan Hyundai dalam menggarap pasar otomotif Indonesia. Pasalnya, nilai investasinya mencapai USD1,55 miliar atau Rp21,7 miliaran untuk membangun pabrik serta pusat riset dan pengembangan (Kurs USD1 = Rp14.030).

BERI KOMENTAR