HOME » BERITA » HYUNDAI INDONESIA UNGKAP ALASAN TAK JUAL MOBIL HYBRID DULU

Hyundai Indonesia Ungkap Alasan Tak Jual Mobil Hybrid Dulu

Hyundai Indonesia langsung melompat dari mobil konvensional ke mobil listrik tanpa menjual mobil hybrid terlebih dulu.

Selasa, 10 November 2020 16:15 Editor : Cornelius Candra
Hyundai Indonesia Ungkap Alasan Tak Jual Mobil Hybrid Dulu
Hyundai Kona Electric (Hyundai)

OTOSIA.COM - Era elektrifikasi di Indonesia sudah dimulai. Setelah BMW merilis BMW i3S dan Tesla masuk melalui importir umum, kini giliran Hyundai yang meramaikan pasar kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.

Biasanya, pabrikan melakukan elektrifikasi kendaraan secara perlahan, dari mesin konvensional, berkembang menjadi hybrid, baru full-electric. Pasalnya, mobil berteknologi hybrid dan PHEV (plug-in hybrid electric vehicle) dianggap paling cocok dengan kondisi di Indonesia.

Tapi, Hyundai langsung merilis mobil listrik di Indonesia, bahkan 2 model sekaligus. Jelas, pabrikan asal Korea Selatan ini melakukannya bukan tanpa alasan, seperti yang diungkap oleh Makmur, Managing Director PT Hyundai Motor Indonesia (HMID).

1 dari 1 Halaman

Hyundai Ioniq Electric

"Hyundai ingin menjadi game changer dan memimpin Indonesia ke era elektrifikasi. Kami pun menyadari mobil listrik merupakan solusi eco-friendly dan kebahagiaan manusia, karena Hyundai sudah berpengalaman menjual mobil ramah lingkungan secara global," ujar Makmur saat peluncuran Hyundai Ioniq dan Hyundai Kona Electric beberapa waktu lalu.

Kehadiran 2 mobil tersebut juga membuktikan bahwa Hyundai tak main-main dalam menggarap segmen kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Mereka ingin memberikan banyak pilihan bagi pasar otomotif Tanah Air.

"Kalau bisa 2 kenapa harus 1? Hyundai mau menjadi game-changer di era mobilitas masa depan di Indonesia. Jadi kami ingin membuktikannya dengan menghadirkan 2 tipe mobil, yaitu hatchback dan SUV bertenaga listrik murni. Agar konsumen memiliki pilihan mobil yg eco friendly," ujar Makmur.

BERI KOMENTAR