HOME » BERITA » HYUNDAI SUKSES PERTAHANKAN LOYALITAS PELANGGAN

Hyundai Sukses Pertahankan Loyalitas Pelanggan

Sabtu, 21 Januari 2012 14:35

Hyundai Sukses Pertahankan Loyalitas Pelanggan
Ilustrasi Hyundai Elantra (Foto: Carscoop)
Editor : Alvin

Otosia.com - Menjadikan pelanggan loyal terhadap satu merek adalah cita-cita produsen kendaraan. Pembuat mobil akan berupaya keras dan melakukan berbagai cara agar pelanggan setianya tidak berpaling ke merek lain.

Dalam Customer Retention Study yang dilakukan lembaga survey ternama JD Power and Associates 2012, menemukan selama 9 tahun berjalan ada konsumen yang tetap bertahan memilih satu pabrikan otomotif.

Menurut JD Power, Hyundai adalah merek yang berhasil menjaga tingkat kesetiaan pelanggannya sebesar 64 persen. Bahkan hasil ini lebih baik dari dua tahun lalu, yang rata-rata hanya menghasilkan loyalitas 47 persen.

"Tingkat untuk memiliki kembali Hyundai terjadi setelah perusahaan memperluas model-model baru, serta fakta bahwa persepsi akan kualitas dan daya tarik produk terus meningkat dalam dekade terakhir," ujar Raffi Festekjian, Direktur Riset produk otomotif JD Power and Associates.

Menyusul di belakang Hyundai adalah Ford dan Honda. Masing-masing punya tingkat loyalitas pelanggan sebesar 60 persen, serta BMW dan Kia mencapai tingkat 59%.

Meskipun tidak di atas 10 persen, Jeep mencatat peningkatan terbesar dalam menjaga keinginan pelanggan untuk tetap memiliki brand yang sama dibandingkan tahun 2010, dari 17 persen menjadi 51 persen di tahun berikutnya.

Studi ini menemukan, satu dari tiga pemilik kendaraan baru yang beralih ke brand lain menyatakan bahwa merek sebelumnya tidak menawarkan jenis kendaraan yang mereka inginkan.

JD Power mengatakan bahwa ketiadaan jenis model yang diinginkan bukan menjadi sau-satunya alasan konsumen berpindah ke merek lain. Alasan kuncinya adalah, biaya perawatan yang rendah, tidak banyak merongrong, serta nila jual kembali (resale value) yang tinggi.

"Banyak merek otomotif memperluas jajaran model mereka dalam upaya meraih lebih banyak pembeli, tapi ini tidak cukup untuk menggugah hati konsumen, ungkap Festekjian.

"Produsen perlu mengintegrasikan atribut secara spesifik dan fitur yang menyenangkan bagi pemilik kendaraan, serta memaksimalkan kesempatan mempertahankan pelanggannya ketika dihadapkan pada pilihan dua merek berbeda, dan menarik mereka dari brand lain. Produsen juga perlu memastikan bahwa pemilik kendaraan merasa puas dengan kualitas, residual values dan biaya kepemilikan kendaraan mereka," tambahnya.

Hasil studi juga mencatat ada trend positif. Survey menemukan, secara keseluruhan kesetiaan pelanggan telah meningkat 1 persen pada tahun 2011 menjadi 49 persen dari tahun sebelumnya 48 persen. Dari 33 merek terdaftar, 19 diantaranya berhasil mendongkrak peringkat mereka, sementara 14 lainnya memperlihatkan penurunan dibandingkan tahun 2010.

Menurut temuan JD Power, wanita dan pemilik kendaraan berusia muda antara usia 23 - 47 tahun lebih rentan beralih ke merek lain dibandingkan dengan pengendara pria yang lebih tua.

"Perempuan dan pemilik kendaraan muda lebih mungkin untuk mengalami perubahan dalam situasi kehidupan mereka, termasuk pertumbuhan dalam ukuran rumah tangga atau perubahan dalam tingkat pendapatan, yang akan menuntun mereka untuk membeli kendaraan yang lebih mengakomodasi gaya hidup baru mereka," kata Festekjian.

Selain itu survey JD Power juga mendapati, Honda, Hyundai, Kia dan Mercedes-Benz telah berhasil memikat dan mempertahankan kesetiaan pelanggan wanita. Sementara dari segmentasi demografis, Ford, Kia, Lexus dan Mercedes-Benz berhasil memikat customer generasi Y (muda) dan X (tua). (kpl/nzr/bun)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-3
detail

BERITA POPULER