HOME » BERITA » BIKIN KACA MOBIL JADI ANTI VIRUS, BEGINI CARANYA

Bikin Kaca Mobil Jadi Anti Virus, Begini Caranya

Produsen kaca film asal Jepang ICE-µ Premium Window Film memperkenalkan kaca film antivirus dan antibakteri. Kaca film ini telah digunakan secara luas di Jepang.

Sabtu, 10 Oktober 2020 12:15 Editor : Nazarudin Ray
Bikin Kaca Mobil Jadi Anti Virus, Begini Caranya
Kaca film mobil anti virus dan bakteri (Istimewa)

OTOSIA.COM - Produsen kaca film asal Jepang ICE- Premium Window Film memperkenalkan kaca film antivirus dan anti bakteri pertama bernama ICE- RIKEGUARD. Selain itu, ada juga lapisan film transparan RIVEX yang telah digunakan secara luas di Jepang baik pada jendela maupun berbagai panel sentuh.

Produk ICE- RIKEGUARD merupakan satu-satunya film transparan di dunia dengan sertifikasi SIAA untuk fungsi antivirus dan antibakteri.

SIAA atau Society of International sustaining growth for Antimicrobial Articles adalah sebuah lembaga pengujian antimikroba di Jepang yang dikelola berdasarkan pedoman dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang. Hanya produk yang telah terbukti lulus kriteria antimikroba yang dapat menampilkan tanda sertifikasi SIAA.

1 dari 1 Halaman

"Kompetensi Riken Technos Corporation dalam inovasi kaca film telah menghasilkan produk yang terbukti secara efektif mampu menonaktifkan virus dan bakteri yang menempel di kaca film kendaraan," ujar Andi Setiawan, selaku Presiden Direktur PT Global Auto International, agen pemegang merek ICE- Premium Window Film.

Menurut Andi, dari hasil pengujian produk ICE- RIKEGUARD terbukti bahwa produk kaca film ini efektif terhadap semua jenis virus dan bakteri serta mampu menonaktifkan 99,9 virus dan bakteri yang menempel di permukaan kaca film.

"Virus dapat hidup lebih lama pada permukaan yang licin, seperti kaca dan logam, bahkan di layar ponsel pintar dan kaca mobil dapat mencapai 120 jam. Lapisan kaca film RIKEGUARD menggunakan agen antivirus yang menarik virus dan bakteri bermuatan negatif," jelasnya.

Agen antivirus bermuatan positif bereaksi dengan kelembaban di udara untuk menghasilkan oksigen aktif. Kemudian, daya oksidasi yang tinggi dari oksigen aktif menghancurkan selubung pelindung mikroba.

"Virus dan bakteri dinetralkan dalam proses ini, menjadikannya rentan dan tidak aktif," timpal Arta Alfatha, Brand Manager PT Global Auto International.

Secara umum, keunggulankaca film tersebut selain mampu menonaktifkan virus sampai dengan 99,9 persen, juga memiliki tingkat transparansi yang tinggi, sehingga sangat optimal untuk jendela dan layar dengan transmitansi yang mirip dengan kaca. Lapisan RIKEGUARD juga mudah dipasang serta daya tahannya mampu mencapai tahun dalam kondisi lingkungan normal.

Kaca film anti virus dan bakteri ini mulai dijual mulai Rp 2.500.000 untuk mobil kecil, Rp 3.000.000 untuk mobil sedang dan Rp 3.500.000 untuk mobil besar.

BERI KOMENTAR