HOME » BERITA » IMBAS CORONA COVID-19, DI NEGARA INI HARGA BBM TURUN HINGGA 50 PERSEN

Imbas Corona Covid-19, di Negara Ini Harga BBM Turun Hingga 50 Persen

Penyebaran Corona Covid-19 kian meluas di seluruh dunia. Efek yang timbul di antaranya adalah turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) di beberapa negara

Sabtu, 28 Maret 2020 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Imbas Corona Covid-19, di Negara Ini Harga BBM Turun Hingga 50 Persen
Ilustrasi mobil hemat bahan bakar (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Penyebaran Corona Covid-19 kian meluas di seluruh dunia. Efek yang timbul di antaranya adalah turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) di beberapa negara. Salah satunya adalah Amerika Serikat.

Bila biasanya harga bahan bakar mencapai USD 2 per galon, saat ini beberapa perusahaan pengisian mematok banderol kurang dari USD 1 per galon. Demikian seperti dilansir Carcoops.

1 dari 3 Halaman

Setidaknya terdapat satu stasiun pengisian bahan bakar di Kentucky sudah menjual bensin dengan harga USD 0.99 per galon.

Vice Chairman of HIS Markit, Daniel Yergin menjelaskan, alasan utama penurunan harga bensin ialah tak ada lagi masyarakat yang meggunakan kendaraan bermotor untuk bekerja karena pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk tinggal di rumah.

2 dari 3 Halaman

Jika pekan lalu masyarakat Amerika Serikat masih membayar USD 2,12 untuk satu galon bahan bakar, saat ini harga yang ditawarkan turun hingga 50 persen.

"Saya berharap rata-rata ritel nasional untuk bensin akan di bawah USD 2 per galon pada bulan April. Saya percaya akan menuju USD 1,70 untuk rata-rata nasional hingga pertengahan April. Itu bisa turun lebih rendah jika ini terus berlanjut," kata President of Lipow Oil Associates, Andrew Lipow.

3 dari 3 Halaman

Konsumsi Bahan Bakar Turun Drastis

Selain itu, Lipow mengatakan, permintaan bensin di Amerika Serikat telah turun hingga 25 persen secara nasional. Hal itu menyebabkan sejumlah perusahaan mengurangi 20 persen produksi mereka.

Bahkan keadaanya akan semakin buruk. Global head of energy analysis at Oil Price Information Services prediksi bila biasanya Amerika Serikat menggunakan 9,7 juta barel bensin per minggu, maka konsumsi akan turun menjadi 5 juta barel per hari.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR