HOME » BERITA » IMBAS CORONA COVID-19, HONDA HENTIKAN PRODUKSI MOBIL DI INDONESIA

Imbas Corona Covid-19, Honda Hentikan Produksi Mobil di Indonesia

Saat ini penyebaran virus Corona Covid-19 di Indonesia terus meluas. Efeknya pun menyebabkan industri otomotif Tanah Air terganggu, seperti yang dialami Honda Prospect Motor (HPM)

Kamis, 02 April 2020 16:15 Editor : Ahmad Muzaki
Imbas Corona Covid-19, Honda Hentikan Produksi Mobil di Indonesia
Logo Honda (reutersmedia.net)

OTOSIA.COM - Saat ini penyebaran virus Corona Covid-19 di Indonesia terus meluas. Efeknya pun menyebabkan industri otomotif Tanah Air terganggu, seperti yang dialami Honda Prospect Motor (HPM).

Memiliki fasilitas produksi kendaraan di Karawang, Jawa Barat, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut akan menghentikan produksi mobil mulai 13 April mendatang.

1 dari 2 Halaman

"Berdasarkan kondisi dan peritimbangan terkini, kami telah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan produksi kami selama 14 hari mas, mulai tanggal 13 April 2020," kata Business Innovation and Marketing and Sales Director HPM Yusak Billy kepada Liputan6.com.

Untuk itu, harus menyesuaikan tingkat produksi dengan permintaan pasar. Yusak pun mengaku penghentian sementara produksi mobil Honda di Indonesia harus dilakukan.

"Kami telah menyesuaikan tingkat produksi kami dengan permintaan pasar. Karena situasi pasar yang berubah dengan cepat, kami terus menyesuaikan strategi kami untuk memenuhi permintaan pelanggan sambil tetap menjaga kondisi stok level yang sehat," ujarnya.

2 dari 2 Halaman

Produksi Masih Normal Saat Ini

Masih melakukan produksi dengan normal saat ini, pabrikan berlambang huruf H tersebut juga telah melakukan pencegahan seperti memeriksa suhu tubuh karyawan yang hendak bekerja dan melakukan work from home secara bergantian.

"Namun Mengenai anjuran pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19, sebelum keputusan ini, kami juga telah melakukan banyak prosedur seperti pengecekan kesehatan, melakukan WFH secara bergilir untuk mengurangi jumlah karyawan di kantor, hingga pembatasan tamu dan perjalanan dinas," tuturnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR