HOME » BERITA » IMBAS PPNBM NOL PERSEN SUDAH DIRASAKAN MULAI BULAN FEBRUARI 2021

Imbas PPnBM Nol Persen Sudah Dirasakan Mulai Bulan Februari 2021

Di satu sisi penerapan PPnBM nol persen disambut baik konsumen, tapi di sisi lain penjualan Daihatsu terhambat di bulan Februari akibat konsumen menunda pembelian.

Senin, 22 Februari 2021 19:15 Editor : Nazarudin Ray
Imbas PPnBM Nol Persen Sudah Dirasakan Mulai Bulan Februari 2021
Sigra jadi tulang punggung Daihatsu (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Relaksasi pajak atau pemberian PPnBM nol persen mulai bulan depan turut berimbas pada penjualan mobil di bulan Februari 2021.

Daihatsu menjadi salah satu merek yang mengalami penurunan dibandingkan capaian bulan Januari, pun begitu dengan Toyota. Padahal penjualan Daihatsu Januari 2021 sempat naik tipis dibandingkan Desember 2020.

Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor menyatakan penyebab terbesar adalah kabar PPnBM 0 persen, sehingga masyarakat menunda pembelian mobil baru. Namun Daihatsu tidak menyebutkan persentase penurunan dibandingkan bulan Januari 2021.

"Di bulan Februari setelah pengumuman PPnBM, umumnya masyarakat menunda pembelian, Saya sudah komunikasi dengan teman-teman Toyota, dan kondisinya sama. Masyarakat, membeli di bulan Maret karena diharapkan engine 1500cc mendapatkan relaksasi," katanya saat Daihatsu Virtual Press Conference, Jumat (19/2/2021).

1 dari 2 Halaman

Sementara di bulan Januari penjualan ritel Daihatsu mencapai 9.528 unit, atau naik sebesar 3,5 persen daripada Desember 2020 sebanyak 9.203 unit.

Dari peningkatan penjualan ritel di atas, juga berdampak pada kenaikan market share Daihatsu pada Januari 2021 dengan kontribusi market share sebesar 17,6 persen naik sebesar 4,2 persen dibanding Desember 2020 lalu sebesar 13,4 persen.

2 dari 2 Halaman

Penjualan ritel Daihatsu pada Januari 2021 didominasi oleh 3 model utama, yaitu Gran Max Pick-Up sebanyak 3.046 unit atau berkontribusi sekitar 32 persen, disusul Sigra 2.218 (23,3 persen), dan Terios 1.377 unit (14,5 persen).

Kemudian, menyusul Ayla sebanyak 1.187 unit (12,5 persen), Gran Max Mini Bus 868 unit (9,1 ersen), Xenia 654 unit, dan model lainnya, yakni Luxio, dan Sirion sebanyak 178 unit (1,9 persen).

BERI KOMENTAR