HOME » BERITA » INDONESIA PENYUMBANG TERBANYAK PENJUALAN MITSUBISHI GLOBAL

Indonesia Penyumbang Terbanyak Penjualan Mitsubishi Global

Indonesia menjadi negara penyumbang terbesar penjualan Mitsubishi secara global. Capaian tersebut didorong oleh volume penjualan Xpander yang cukup besar.

Senin, 02 Agustus 2021 10:15 Editor : Nazarudin Ray
Indonesia Penyumbang Terbanyak Penjualan Mitsubishi Global
Mitsubishi Xpander menjadi kontributor terbesar (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Indonesia menjadi negara dengan penjualan Mitsubishi terbanyak secara global pada kuartal pertama 2021. Terjual sebanyak 26.397 unit, kontribusi Mitsubishi Indonesia terhadap Mitsubishi Motors Corporation (MMC) secara global mencapai 11,5%.

Posisi Indonesia sebagai negara terbanyak yang menjual Mitsubishi tidak terlepas dari volume penjualan Xpander di dalam negeri yang cukup besar.

1 dari 3 Halaman

Secara komposisi, MMC mencatat, Xpander (termasuk Xpander Cross) mengisi 49%, Pajero Sport 20%, L300 23%. Persentase penjualan lainnya disumbangkan model Triton, Eclipse Cross, dan Outlander PHEV.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen setia yang telah mempercayakan pilihannya kepada model kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors di Indonesia," ujar Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

2 dari 3 Halaman

Selain itu pada total penjualan global MMC, model Mitsubishi Motors yang dijual di Indonesia juga memberikan kontribusi positif untuk penjualan global berdasarkan model.

Penjualan Xpander di Indonesia menempati posisi pertama dan berkontribusi sebesar 54% untuk penjualan global model tersebut. Penjualan Pajero Sport di Indonesia juga menempati posisi pertama dan berkontribusi sebesar 38% untuk penjualan global model tersebut.

3 dari 3 Halaman

Sejak tahun 2017, secara persentase Mitsubishi Xpander dan Pajero Sport yang diproduksi di Indonesia menjadi penyumbang terbesar penjualan Mitsubishi. Untuk memperkuat pemasaran, MMKSI menargetkan membangun 164 diler pada akhir tahun fiskal 2021.

BERI KOMENTAR