HOME » BERITA » INDONESIA ROAD SAFETY AWARD KELIMA JARING 120 KOTA DAN KABUPATEN

Indonesia Road Safety Award Kelima Jaring 120 Kota dan Kabupaten

Jum'at, 08 Desember 2017 12:15 Editor : Fajar Ardiansyah
IRSA (foto: Istimewa)

OTOSIA.COM - Ajang penghargaan untuk penerapan tata kelola keselamatan jalan, Indonesia Road Safety Awards (IRSA) kembali digelar untuk kelima kalinya. Gelaran yang digagas oleh Adira Insurance ini diikuti 120 kota dan kabupaten.

IRSA sendiri merupakan rangkaian dari program CSR Adira Insurance yang bertajuk kampanye I Wanna Get Home Safely!. Kampanye ini digagas dengan tujuan untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia, serta berupaya mengajak seluruh lapisan masyarakat terus peduli terhadap keselamatan jalan.

Julian Noor selaku Chief Executive Adira Insurance menungkapkan, adanya ajang penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan program-program keselamatan jalan dan tata kelola keselamatan jalan dengan lebih baik lagi.

Dari 120 peserta didapatkan 23 finalis yang telah melalui berbagai tahap penilaian. Di mana pemilihan didasari data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan dan data pendukung lainnya melalui tahap shortlisting.

Adapun kategori yang dipertandingkan adalah Manajemen Keselamatan Jalan, Jalan yang Berkeselamatan, Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan dan Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan. Di mana kelima pilar tersebut diperebutkan berdasarkan beberapa klasifikasi lagi, seperti kota dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi, kota dengan tingkst kepadatan penduduk rendah, kabupaten dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi, kabupaten dengan tingkat kepadatan penduduk rendah dan Excellent City Indonesia Road Safety Award.

Kali ini juga ada kategori pemenang penghargaan khusus seperti kota atau kabupaten terbaik pada upaya meningkstkan jumlah pengguna angkutan unum, upaya meningkatkan kualitas sarana pehalan kaki yang berkeselamatan, program inovasi terbaik dalam upaya meningkatkan tata kelola keselamatan jalan dan upaya menurunkan rata-rata angka kecepatan kendaraan.

"Mengusung tema Road Safety for Humanity, kami ingin mendorong pemerintah daerah untuj memenuhi fasilitas pejalan kaki yang nyanan dan berkeselamatan bagi masyarakat khususnya penyandang disabilitas," jelas Julian.

 (kpl/fid/fjr)

BERI KOMENTAR