HOME » BERITA » INDONESIA TAK MASUK 3 BESAR KONTES MEKANIK ASIA PASIFIK, BEGINI PENJELASANNYA

Indonesia Tak Masuk 3 Besar Kontes Mekanik Asia Pasifik, Begini Penjelasannya

Senin, 10 September 2018 08:45 Editor : Ahmad Muzaki
Foto by Nazarudin Ray

OTOSIA.COM - Mekanik dari lima negara turun dalam Castrol Asia Pacific Cars Super Mechanic Contest 2018 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC) Malaysia. Kelimanya adalah Malaysia, Indonesia, Thailand, Singapura, dan India.

Masing-masing diuji untuk menjadi mekanik di negeri orang dengan obyek servis Honda City. Di situ, mereka berhadapan langsung dengan konsumen luar negeri yang punya kultur berbeda dan pastinya memberikan tekanan tinggi.

Sayangnya, Indonesia tidak masuk dalam kontes yang berhadiahkan kesempatan masuk pit crew Renault Sport Formula One pada Grand Prix di Singapura akhir tahun ini.

Mark Ng, Direktur Pemasaran Castrol untuk Wilayah Asia Tenggara memberikan penjelasan mengapa Indonesia tidak masuk dalam daftar tiga besar. Dia menekankan bahwa tidak masuk bukan berarti tidak bagus. Terlebih lagi, tekanan dalam kontes dibikin lebih tinggi dibanding kondisi aslinya.

"Kadang tekanan dalam kontes terasa berbeda. Namun mekanik yang baik tidak akan terkendala dengan hal itu. Mereka bisa mengatasinya, lingkungannya, dikejar-kejar waktu. Bagi sebagian orang, mereka akan kesulitan menghadapi hal itu," ujarnya.

Buat tim dari Indonesia, kata dia, diharapkan bisa lebih kuat lagi untuk tahun depan. Ia melihat Indonesia punya mekanik yang bagus, dan Indonesia adalah pasar yang bagus.

"Indonesia sebenarnya sudah masuk tiga besar. Buat saya, ini membuat tiap mekanik menantang diri mereka lebih baik. Dalam kontes ini, tekanannya dibikin begitu besar, sementara pada kenyataannya tidak sebesar ini. Jadi bukan berarti mekanik Indonesia tidak bisa menjadi yang terbaik," ujarnya.

Dalam kontes ini sendiri, predikat mekanik terbaik diemban tim tuan rumah, Malaysia. Posisi kedua dan ketiga secara berturut-turut ditempati Thailand dan India.

Menurut Mark Ng kontes Castrol sendiri masih punya rencana untuk berlanjut di masa mendatang.

"Sebenarnya akan ada kontes lagi setelah ini, dan akan berlangsung di Bangkok, Thailand. Tim dari Indonesia pun akan turut serta," kata dia.

 (kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR