HOME » BERITA » INDONESIA TERANCAM GAGAL GELAR MOTOGP DAN WORLDSBK GARA-GARA TAK PATUH ATURAN DOPING

Indonesia Terancam Gagal Gelar MotoGP dan WorldSBK Gara-gara Tak Patuh Aturan Doping

WADA sebut Indonesia tak patuh aturan doping, imbasnya terancam tak bisa gelar MotoGP dan WorldSBK

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:15 Editor : Ahmad Muzaki
Indonesia Terancam Gagal Gelar MotoGP dan WorldSBK Gara-gara Tak Patuh Aturan Doping
Pembalap MotoGP Pecco Bagnaia (Instagram/@pecco63)

OTOSIA.COM - Rakyat Indonesia tentu kini sangat berbahagia, pasalnya gelaran akbar WorldSBK dan MotoGP akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok. Bahkan jadwal kedua ajang balap motor ini telah keluar.

Sayangnya kedua ajang ini terancam gagal digelar karena Agen Anti-Doping Dunia (WADA) pada Jumat (8/10/2021) lalu merilis tiga negara yang tak patuh aturan doping. Menurut Reuters, tiga negara tersebut adalah Indonesia, Thailand, dan Korea Utara.

1 dari 2 Halaman

Terancam Tak Jadi Gelar MotoGP

Akibat dari kasus tersebut, ketiga negara ini tak memenuhi syarat demi mendapatkan hak menjadi tuan rumah dalam ajang kejuaraan level regional, kontinental, atau dunia selama penangguhan.

Alhasil Indonesia terancam gagal menggelar dua ajang bergengsi di balap motor dunia yang rencananya digelar di Sirkuit Mandalika. Terdekat adalah WorldSBK pada 19-21 November 2021, serta MotoGP pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

Tak hanya itu saja, perwakilan dari tiga negara tak memenuhi syarat untuk duduk sebagai anggota dewan di komite. Selain itu, para atlet ketiga negara tetap akan diizinkan untuk bersaing di kejuaraan regional, kontinental, dan dunia, namun bendera nasional mereka tak akan dikibarkan, kecuali olimpiade.

2 dari 2 Halaman

Pengujian Tak Efektif

Sementara itu, Reuters menjelaskan secara detail penyebab hukuman ini bisa dijatuhkan. WADA menyebut jika Badan Anti-Doping Nasional (NADO) Korea Utara dan Indonesia tak patuh karena tidak menerapkan program pengujian yang efektif.

Sedangkan ketidakpatuhan Thailand karena kegagalan mereka untuk menerapkan Kode Anti-Doping 2021. Sayangnya belum disebutkan kapan hukuman dari WADA ini benar-benar berlaku.

BERI KOMENTAR