HOME » BERITA » INDUSTRI KOMPONEN LOKAL TOPANG EKSPOR 1 JUTA UNIT KENDARAAN CBU

Industri Komponen Lokal Topang Ekspor 1 Juta Unit Kendaraan CBU

Kekuatan industri komponen di Indonesia saat ini ditopang oleh 1.500 perusahaan

Jum'at, 16 Agustus 2019 19:45 Editor : Ahmad Muzaki
Industri Komponen Lokal Topang Ekspor 1 Juta Unit Kendaraan CBU
Ilustrasi ekspor mobil (Otosia.com)

OTOSIA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian akan terus mendorong pengoptimalan Tingkat Kandungan Dalam negeri (TKDN) setinggi-tingginya dalam industri otomotif.

Salah satu yang ditempuh adalah dengan memacu pertumbuhan dan daya saing industri otomotif nasional melalui pengembangan industri komponen dalam negeri, termasuk di sektor industri kecil dan menengah (IKM).

€œIndustri komponen masih memiliki pangsa pasar yang sangat luas baik domestik maupun ekspor, serta berpeluang untuk terus dikembangkan teknologinya sehingga mampu bersaing di pasar global,€ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Pembukaan Pameran Industri Komponen Otomotif 2019 di Jakarta, belum lama berselang.

Pengembangan produktivitas dan daya saing industri otomotif harus sejalan dengan pengembangan industri komponen. Hal ini mengingat produk industri alat-alat kendaraan bermotor merupakan bagian dari rantai pasok bagi original equipment manufacturer (OEM) maupun layanan purna jual industri kendaraan bermotor.

1 dari 2 Halaman

Capaian Ekspor

Industri Komponen Lokal Topang Ekspor 1 Juta Unit Kendaraan CBUCapaian Ekspor

Kekuatan industri komponen di Indonesia saat ini ditopang oleh 1.500 perusahaan yang terbagi dalam Tier 1, Tier 2 dan Tier 3 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, antara lain DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 240 perusahaan merupakan anggota Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) serta sekitar 122 perusahaan adalah anggota Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO).

Airlangga memaparkan, ekspor produk otomotif dan komponennya terus menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2018, ekspor CBU dan CKD tercatat sebanyak 347 ribu unit, serta komponen lebih dari 86,6 juta pieces.

??Hingga per Juli 2019, nilai ekspor produk tersebut telah melampaui 50% dari pencapaian ekspor tahun 2018,? ungkapnya.

Sampai akhir tahun 2019 diperkirakan terjadi peningkatan volume ekspor pada produk-produk otomotif tersebut.

??Sepanjang 2019, ekspor kendaraan CBU ditargetkan mencapai 400 ribu unit dan diharapkan terus meningkat setiap tahunnya sehingga pada tahun 2025 industri otomotif nasional dapat melakukan ekspor kendaraan CBU sebesar 1 juta unit ke lebih dari 80 negara,? paparnya.

2 dari 2 Halaman

Kebijakan Pemerintah

Industri Komponen Lokal Topang Ekspor 1 Juta Unit Kendaraan CBUKebijakan Pemerintah

Terkait dengan itu pemerintah terus mendorong peningkatan ekspor produk otomotif melalui berbagai kebijakan yang strategis.

Misalnya pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden tentang pengembangan mobil listrik dan sedang difinalisasi revisi Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

??Selain untuk mengatur mobil berbasis baterai listrik, di dalam regulasi itu juga termasuk untuk mobil berbasis flexy engine atau bahan bakarnya yang bisa 100% biodiesel (B100), di mana sudah sesuai standar Euro 4. Pemerintah menargetkan di tahun 2021-2022, B100 sudah bisa diproduksi secara nasional,? tutupnya.

BERI KOMENTAR