HOME » BERITA » INDUSTRI OTOMOTIF MULAI BERGAIRAH, PENJUALAN MOBIL NAIK 140 PERSEN AKIBAT DISKON PAJAK

Industri Otomotif Mulai Bergairah, Penjualan Mobil Naik 140 Persen Akibat Diskon Pajak

Relaksasi PPnBM mobil baru rupanya berbuah manis. Industri otomotif mulai bergeliat dengan peningkatan penjualan cukup signifikan pada Maret 2021.

Selasa, 06 April 2021 18:45 Editor : Dini Arining Tyas
Industri Otomotif Mulai Bergairah, Penjualan Mobil Naik 140 Persen Akibat Diskon Pajak
Mitsubishi Xpander Corss (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Upaya pemerintah untuk mengembalikan kondisi ekonomi nasional di sektor otomotif melalui relaksasi PPnBM tampak membuahkan hasil. Hingga akhir Maret 2021, kenaikan penjualan mobil 1.500cc ke bawah cukup signifikan.

Kenaikan penjualan mobil baru itu mencapai 140 persen pada Maret 2021 jika dibandingkan dengan Februari 2021. Kenaikan penjualan ini disebut berpengaruh pada Purchasing Managers' Index (PMI) Maret 2021 yang menunjukkan level tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

"Pulihnya produksi dan penjualan industri otomotif akan memiliki miltiplier effect bagi sektr industri lainnya yang mendukung upaya pemulihan ekonomi," ujar Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Jumat (2/4/2021) melalui keterangan resminya.

1 dari 4 Halaman

Sementara itu, selain mobil dengan kubikasi sampai dengan 1.500cc, pemerintah juga memberikan insentif PPnBM untuk kendaraan 1.501cc sampai 2.500cc. Perluasan kebijakan relaksasi PPnBM terbaru ini juga sudah diterapkan sejak 1 April 2021.

"Melalui perluasan tersebut, kini ada 29 tipe mobil yang bisa memanfaatkan diskon PPnBM awalnya hanya 21 tipe," katanya.

Sama dengan syarat mobil 1.500cc, tipe mobil yang bisa mendapatkan insentif PPnBM juga harus memenuhi kandungan komponen buatan lokal. Dalam Kepemenperin disebutkan terdapat 115 jenis komponen yang bisa masuk dalam perhitungan kandungan lokal.

"Perusahaan industri yang memproduksi kendaraan bermotor dan produknya mendapatkan relaksasi PPnBM wajib menyampaikan kepada Kemenperin rencana pembelian (local purchase), serta menyampaikan surat pernyataan pemanfaatan hasil local purchase dalam kegiatan produksi," lanjutnya.

2 dari 4 Halaman

Lebih lanjut, perusahaan industri juga wajib menyampaikan faktur pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, laporan realisasi PPnBM ditanggung pemerintah dan kinerja penjualan triwulan.

"Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika juga akan melakukan pengawasan dan evaluasi atas realisasi rencana local purchase," jelasnya.

Pelaksanaan pngawasan dan evaluasi tersebut dilakukan dengan melibatkan lembaga verifikasi independen yang ditunjuk.

"Apabila terdapat perusahaan industri yang tidak melaksanakan local purchase, akan dilakukan pengenaan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," pungkasnya.

3 dari 4 Halaman

Daftar 29 Mobil yang Dapat Relaksasi PPnBM

1. Toyota Yaris

2. Toyota Vios

3. Toyota Sienta

4. Toyota Innova 2.0

5. Toyota Innova 2.4

6. Toyota Fortuner 2.4 4x2

7. Toyota Fortuner 2.4 4x4

8. Toyota Avanza

9. Daihatsu Xenia

10. Daiahtsu Gran Max

11. Daihatsu Luxio

12. Daihatsu Terios

13. Toyota Rush

14. Toyota Raize

4 dari 4 Halaman

15. Daihatsu Rocky

16. Mitsubishi Xpander

17. Mitusbishi Xpander Cross

18. Nissan Livina

19. Honda Brio RS

20. Honda Mobilio

21. Honda BRV

22. Honda CRV 1.5 T

23. Honda HRV 1.5 L

24. Honda HRV 1.8 L

25. Honda CRV 2.0 CVT

26. Honda City Hatchback

27. Suzuki Ertiga

28. Suzuki XL7

29. Wuling Confero

BERI KOMENTAR