HOME » BERITA » INDUSTRI OTOMOTIF NASIONAL MULAI BERGAIRAH

Industri Otomotif Nasional Mulai Bergairah

Rabu, 16 Mei 2018 21:15

Industri Otomotif Nasional Mulai Bergairah
Foto by Nazar Ray
Editor : Dini Arining Tyas | Reporter : Nazzarudin Ray

Otosia.com - Penjualan sepeda motor nasional pada dalam tiga bulan pertama tahun 2018 mulai menunjukkan gairah. Berdasarkan data AISI, jumlah penjualan sepeda motor baru secara nasional pada kuartal pertama tahun 2018 mencapai 1,46 juta unit, naik 4,0% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 1,40 juta unit, setelah 3 tahun berturut-turut mengalami penurunan penjualan sejak tahun 2015.

Begitu pula pada penjualan roda empat, ikut terdongkrak dalam situasi ini. Penjualan mobil baru secara wholesales juga mengalami pertumbuhan sebesar 2,9% menjadi 292 ribu unit dari 284 ribu unit pada peridode yang sama tahun 2017.

Pertumbuhan penjualan sepeda motor baru dan mobil baru juga berdampak pada peningkatan penyaluran pembiayaan perusahaan. Pertumbuhan ini tidak terlepas dari Kondisi ekonomi Indonesia yang mulai menunjukkan perbaikan pada kuartal pertama tahun 2018 berdampak bagi penjualan kendaraan bermotor.

Perbaikan ekonomi ini terlihat dari estimasi pertumbuhan ekonomi oleh Bank Indonesia yang sebesar 5,13% dari sebesar 5,01% pada kuartal pertama 2017.

Penjualan kendaraan bermotor domestik yang merupakan indikator permintaan konsumen Tanah Air juga mulai menunjukkan perbaikan.

Kenaikan penjualan otomotif selama kuartal pertama tahun ini turut berdampak bagi lembaga pembiayaan kendaraan. Misalnya Adira Finance yang pada kuartal pertama tahun 2018 berhasil mencatatkan pertumbuhan pada penyaluran pembiayaan baru lebih besar dari pertumbuhan pasar otomotif.

“Kami membukukan pembiayaan baru sejumlah Rp 8,7 triliun atau naik 19,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Piutang pembiayaan yang dikelola (managed receivables) tercatat sebesar Rp 46,1 triliun, dan laba bersih tercatat sejumlah Rp 443 miliar,” kata Hafid Hadeli selaku Direktur Utama Adira Finance.

Adira Finance mencatat, pada kuartal pertama tahun ini laba bersih sebesar Rp 443 miliar, naik 35,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 328 miliar.

Kenaikan laba bersih ini terutama didorong oleh pertumbuhan pada pendapatan bunga karena pertumbuhan pada penyaluran pembiayaan, serta penurunan biaya pendanaan yang didukung oleh lingkungan suku bunga yang menurun.

 (kpl/nzr/tys)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-5-16
detail

BERITA POPULER