HOME » BERITA » INGAT, 5 TRIK NYETIR DI TANJAKAN

Ingat, 5 Trik Nyetir di Tanjakan

Jalan menanjak menjadi tantangan tersendiri bagi para pengemudi. Terlebih pengemudi pemula.

Senin, 22 Oktober 2018 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi berkendara di jalan menanjak (cannonhonda.com)

OTOSIA.COM - Jalan menanjak menjadi tantangan tersendiri bagi para pengemudi. Terlebih pengemudi pemula.

Butuh keahlian untuk bisa menytir di jalan menanjak tanpa harus ada drama mesin mati. Sebab, beberapa fitur mobil harus dikendalikan secara bersamaan, seperti kopling, gigi, rem, dan gas.

Kondisi ini akan semakin sulit saat terjadi kemacetan di tanjakan. Selain harus memiliki skill, tenang adalah kuncinya. Jangan panik, trik menyetir di tanjakan dari Swara Tunaiku berikut bisa membantu.

1. Atur Jarak

Tentu yang terpenting adalah jaga jarak dengan kendaraan lain. Hal ini penting, sebab kita tak akan tahu apa yang terjadi dengan mobil di depan.

Maka memberikan jarak yang ideal, jangan terlalu jauh dan terlalu dekat lebih baik. Dengan adanya jarak, maka akan memberikan kita waktu lebih untuk bereaksi saat terjadi hal yang tak terduga.

2. Memastikan Tingkat Kemeringan Tanjakan

Hal pertama yang perlu kita pastikan saat memasuki jalanan menanjak adalah tingkat kemiringan medan. kita bisa memilih persneling sedang kalau kemiringan medan tidak terlalu ekstrem. Namun, kalau jalanan yang dilalui memiliki kemiringan yang ekstrem, ggi rendah adalah pilihan tepat.

3. Macet di Tanjakan

Kalau mobil tengah melaju di tanjakan dan tengah terjadi kemacetan, kita harus siap-siap memakai rem dan posisikan gigi rendah.

Kalau diperlukan, bisa menerapkan tiga merode pengereman. Metode ini dimulai dengan rem tangan, lalu rem kaki dan memakai setengah kopling kalau naik mobil manual. untuk bisa melakukan metodi ini harus sering berlatih karena memang sulit untuk dilakukan.

4. Menghadapi Macet Panjang dengan Handbrake

Kalau terjadi kemacetan panjag saat posisi menanjak, pilih teknik mengerem tangan daripada rem kaki, dan memakai setengah kopling.

Langkah ini dipilih untuk mengantisipasi kalau kaki lelah untuk menekan rem. Kita harus dalam kondisi prima saat mengemudi mobil, khususnya dalam perjalanan jarak jauh.

5. Pakai Rem Kaki Saat Berhenti Sebentar

Teknik pengereman kaki yang dikombinasikan dengan permainan pedal gas dan kopling bisa dipilih pada kondisi lalu lintas yang tak terlalu macet. Kalau tidak macet total, kita harus mahir memainkan buka-tutup gas. Dengan demikian arus lalu lintas akan lancar.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR