HOME » BERITA » INGAT KECIL DIBONCENG BAPAK, AKHIRNYA JADI LADY BIKER VESPA

Ingat Kecil Dibonceng Bapak, Akhirnya Jadi Lady Biker Vespa

Berawal sering dibonceng Vespa oleh sang Ayah saat kecil, akhirnya wanita ini memutuskan menjadi lady biker Vespa 2-tak

Rabu, 22 Juli 2020 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Ingat Kecil Dibonceng Bapak, Akhirnya Jadi Lady Biker Vespa
Lina Safarina menyukai Vespa sejak kecil (Dok. Pribadi)

OTOSIA.COM - Anak perempuan biasanya dekat sama bapaknya. Begitu cerita yang biasa beredar di masyarakat. Cerita ini juga yang diingat oleh Lina Safarina.

Tak disangka-sangka, sering diboncengi bapak naik Vespa saat kecil, akhirnya mengubahnya jadi lady biker Vespa.

Ia pun punya segudang cerita unik, termasuk cinta juga dengan motor Ninja RR sampai riding Vespa bareng suami. Dasarnya memang cinta 2-tak.

Foto Lina Safarina (kanan) (doc. pribadi Lina Safarina)

1 dari 3 Halaman

"Sejak kecil terbiasa diboncengin bapak pakai Vespa. Baru di tahun 1979 diajari cara pakai Vespa. Bapak juga enggak ngelarang saya belajar pakai motor tipe sport," kisahnya.

Sejak itulah dia suka sekali dengan sepeda motor. Petualangannya dengan sepeda motor pun langsung dimulai di bangku SMA.

"Zaman SMA sering banget main ke Lembang, Ciwidey, atau Pangalengan," ujar perempuan yang kini juga menjadi kolektor Vespa.

Dari punya satu Vespa, kini Lina mengoleksi Vespa langka dan melegenda di zamannya. Uniknya, semua Vespa yang dimilikinya terbilang apik. Bahkan banyak kolektor yang naksir.

Foto Lina Safarina (kanan) (doc. pribadi Lina Safarina)

 

2 dari 3 Halaman

Bukan cuma dikenal oleh bikers Vespa, Teteh Lina, sapaan akrabnya, juga dikenal oleh bikers Ninja 150 2-tak.

Ia sempat sedih Ninja 150RR-nya dicuri. Namun, hal itu terobati dengan kesenangannya membesut Vespa ke mana pun dia suka.

Menjelajahi daerah-daerah sejuk dan pemandangan menarik si sekitar Bandung atau Jawa Barat, kerap dilakoni bareng suami.

Foto Lina Safarina (kanan) (doc. pribadi Lina Safarina) 

3 dari 3 Halaman

"Mulai kenal Ninja tahun 2006. Saya pakai yang RR, kalau suami yang R. Kita jadi suka "touring cinta" berdua suami ke berbagai daerah. Sayangnya 18 Februari 2002, Ninja RR saya hilang dicuri di rumah, masih bersyukur motor suami gak ikut terbawa," kata dia.

Mungkin karena sudah terlanjur sayang, terlanjur cinta Vespa 2T, dia mengaku tidak bisa pindah ke lain hati.

"Makanya tetap bertahan pakai Vespa 2T aja deh. Satu kebanggaan bisa nikmatin Vespa 2T, terlebih dengan solidaritas sesama pengguna Vespa yang sudah terbukti," ujarnya.

BERI KOMENTAR