HOME » BERITA » INGAT, PEGANGAN SAAT DIBONCENG ADALAH PENGENDARA BUKAN BEHEL SEPEDA MOTOR

Ingat, Pegangan Saat Dibonceng Adalah Pengendara Bukan Behel Sepeda Motor

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat dibonceng menggunakan sepeda motor, salah satunya soal pegangan pada pengendara.

Kamis, 20 Februari 2020 18:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ingat, Pegangan Saat Dibonceng Adalah Pengendara Bukan Behel Sepeda Motor
Touring Honda PCX (Istimewa)

OTOSIA.COM - Jika melihat orang berboncengan dan si boncenger berpegangan pada pinggang pengendara, jangan dinyinyirin ya Otolovers. Berpegangan kepada pengendara justru disarankan. Boncenger justru tak boleh berpegangan pada behel sepeda motor.

Mengapa begitu? Menjadi orang yang dibonceng alias boncenger juga harus tetap waspada. Bukan berarti tanggung jawab keselamatan berkendara hanya ada pada pengendara, tapi juga si boncenger.

"Berpegangan pada pinggang pengemudi, tapi bukan nyabuk. Tidak boleh pegangan belakang," terang Instruktur Safety Riding PT Mustika Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT, Hari Setiawan, di MPM Learning Center, Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (19/2/2020).

1 dari 2 Halaman

Menurut Hari, dengan berpegangan pada pinggang pengemudi, orang yang dibonceng akan mengettahu arah pengemudi. Sehingga jika terjadi kecelakaan atau lainnya, si boncenger juga bisa mengantisipasinya.

"Seringkali yang mengalami kondisi parah itu justru orang yang dibonceng. Kan enggak mungkin si pengendara akan teriak akan kecelakaan, refleknya justru yang lain seperti mengerem dan sebagainya," tambah Hari.

 

2 dari 2 Halaman

Lebih lanjut, Hari menjelaskan daripada memegang behel sepeda motor lebih baik tangan boncenger bertumpu pada lutut yang diposisikan mengapit pengendara. Selain itu, boncenger tak disarankan untuk duduk terlalu ke belakang.

"Itu supaya tidak menambah beban. Usahakan beban dipusatkan ditengah," tandasnya.

BERI KOMENTAR