HOME » BERITA » INGIN MENGENDARAI MOGE? BEGINI TIPSNYA

Ingin Mengendarai Moge? Begini Tipsnya

Mengendarai atau mengendalikan moge tidak semudah menaiki motor ber-cc kecil. Setidaknya dibutuhkan pengetahuan dasar sebelum mengendarainya di jalan raya.

Senin, 23 November 2020 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Ingin Mengendarai Moge? Begini Tipsnya
Ilustrasi berlatih dengan motor besar (Idahostar.org)

OTOSIA.COM - Motor-motor besar biasanya berseliweran saat kegiatan sunday morning riding (sunmori), terutama di Jakarta. Ini menandakan bahwa motor berkapasitas mesin besar sedang tumbuh di Indonesia. Ditambah dengan kemudahan untuk memiliki dan merawat moge yang ditawarkan oleh dealer serta bengkel resmi moge tersebut

Mengendarai motor besar mungkin menjadi impian sebagian bikers Indonesia. Selain dari ada kebanggaan dan sensasi yang dirasakan dalam mengendarai moge, perlakuan pengendara ke sepeda motornya juga berbeda karena kemampuan tenaga dan kecepatannya.

Ada beberapa saran terutama untuk para pemula dalam mengenal dan mengendarai motor besar. Agar pengalaman pertama jadi lebih menyenangkan dan aman, berikut tips yang diberikan oleh Instruktur Safety Riding Honda Big Bike Jawa Tengah, Oke Destiyanto.

1 dari 5 Halaman

1. First experience

Bagi pemula atau mereka yang pertama kali menggunakan motor besar atau mulai dari 500cc ke atas, disarankan untuk mengenal motor pertama kali dengan mendorong motor tersebut untuk berpindah ke depan, kanan dan kiri serta mundur ke belakang dengan kondisi mesin mati.

Hal ini sangat membantu mengenal motor dan mengontrolnya. Berlatihlah hingga terasa mudah memindahkannya.

 

2 dari 5 Halaman

2. Riding posture

Ada 7 bagian yang harus diperhatikan dalam postur berkendara yang sesuai prosedur safety riding, yaitu pandangan, bahu, siku, jemari, pinggul, lutut dan kaki.

"Perlu diperhatikan bahwa riding posture untuk sepeda motor supersport jauh berbeda dengan tipe cruiser, sehingga dalam cara mengontrol motorpun berbeda," imbuh Oke.

 

3 dari 5 Halaman

3. Control & skill handling

Untuk pemula disarankan untuk mengenal lebih dahulu pengereman dan porsi gas dengan tenaga yang dihasilkan. Jika tenaga mesin besar, bisa berlatih berkendara menggunakan tenaga mesin tanpa digas.

Kemudian berlatih untuk berbelok ke kanan dan kiri dari belokan besar hingga sempit dengan mulus. Perlu diketahui bahwa bobot moge yang lebih berat serta dimensi yang lebih besar membutuhkan ekstra kemampuan fisik kita dalam mengendalikannya.

 

4 dari 5 Halaman

4. Fall of atau terjatuh

Jika pengendara terjatuh saat mengendarai moge, cara yang dapat digunakan untuk mendirikan kembali moge adalah dengan menggunakan lutut sebagai pengungkit dan punggung sebagai tumpuan untuk mendorong mundur motor agar bisa kembali berdiri.

Tentunya harus dipastikan side stand terpasang sehingga motor tidak ambruk ke arah sebaliknya.

 

5 dari 5 Halaman

5. Protection

Baik pengendara maupun kendaraan tentunya membutuhkan pelindungan yang baik agar terhindar dari kerugian yang besar jika terjadi musibah. Pengendara bisa menggunakan protektor tubuh lengkap dengan kualitas yang baik, sedangkan moge juga perlu proteksi untuk melindungi komponen-komponen motor agar terhindar dari pecah atau rusak parah.

Oke Desiyanto menjelaskan bahwa karakter dasar motor, baik moge atau motor biasa adalah akan tegak berdiri jika digas, sehingga orang beranggapan dengan hanya mengegas sudah bisa dianggap memiliki ketrampilan.

"Itu salah karena itu adalah karakter motor bukan ketrampilan pengendara," pungkasnya.

BERI KOMENTAR