HOME » BERITA » INGIN MOBIL SELALU TAMPAK BERSIH BERKILAU, SEGINI BIAYANYA

Ingin Mobil Selalu Tampak Bersih Berkilau, Segini Biayanya

Untuk menjaga penampilan mobil tetap bersih dan mengkilap tentu butuh biaya, berapa?

Senin, 10 Desember 2018 21:15 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi cuci mobil sendiri (Web2carz.com)

OTOSIA.COM - Salah satu hal yang wajib dilakukan setiap pemilik mobil adalah melakukan perawatan rutin. Selain enak dipandang, mobil yang bersih dan mengkilap biasanya harga jual kembalinya cenderung tetap tinggi.

Salah satu cara perawatan mobil agar tetap terlihat kinclong, adalah dengan melakukan coating, dan juga waxing atau dipoles dengan berbagai bahan seperti liquid (cair), pasta, atau butter. Untuk perawatan ini sendiri, terdapat berbagai jenis, seperti nitro seal polymer dan nano ceramic.

Dijelaskan Yaska Wu selaku Chief Operating Officer, High Definition Car Care Indonesia (HDCCI), nano ceramic sederhananya merupakan lapisan kaca dengan ukuran sangat kecil.

"Dengan melakukan perawatan nano ceramic, jadi bisa masuk ke dalam lapisan pernis cat, dan mengikat serta membuat pernis jauh lebih kuat, dan memantulkan cahaya layaknya sebuah cermin," jelas Yaska, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Sabtu (8/12/2018).

Lanjut pria yang baru saja membuka outlet baru HD Car Care di Bekasi, di bilangan AXC Summarecon Bekasi, juga menjelaskan, tidak hanya nano ceramic, peratawan seperti detailing eksterior, interior, dan mesin pun bisa ditangani dan membuat tampilan mobil lebih memikat hati.

"Untuk biaya sendiri, pada awal nano ceramic coating dikenakan biaya dengan rentang Rp 3 juta sampai Rp 6 juta tergantung dari tipe kendaraan. Selain itu, biaya maintenance di kisaran Rp 350 ribu sampai Rp 600 ribu dengan garansi 2 tahun," tegasnya.

Hal senada juga diamini oleh Daniel Sutrisno, Chief Executive Officer HD Car Bekasi, dan menambahkan jika untuk waktu pengerjaannya paling lama 8 sampai 10 jam untuk nano ceramic coating dan detailing. Namun, paling aman untuk proses ini dilakukan satu hari, dan pada saat selesai pengerjaan kendaraan tidak boleh terkena apa pun yang bersifat kimia selama 36 jam.

Daniel pun menjelaskan bahwa setelah itu kendaraan bebas untuk mendapat perlakuan normal. Selain itu, ia juga menyatakan bahwa maintenance rutin biasanya dilakukan sebanyak 2 kali dalam 2 tahun dan waktunya dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR