HOME » BERITA » INI AKIBAT FATAL JIKA PEMOTOR SALAH PILIH MASKER

Ini Akibat Fatal Jika Pemotor Salah Pilih Masker

Memilih masker untuk digunakan saat berkendara tidak boleh sembarangan. Pasalnya, jika salah menggunakan masker justru dapat membuat celaka

Senin, 20 April 2020 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Ini Akibat Fatal Jika Pemotor Salah Pilih Masker
Pengendara motor mengenakan masker saat kabut asap tebal di Lahore (21/11/2019). Akibat kabut asap tebal penduduk Lahore mengeluh sakit tenggorokan, mata gatal dan penyakit lainnya. (AFP Photo/Arif Ali)

OTOSIA.COM - Penggunaan masker bagi para pemotor sebenarnya hal yang biasa. Itu berguna agar hidung dan mulut terlindung dari debu, serta polusi yang dapat pengaruhi kerja paru-paru. Namun, penutup mulut dan hidung itu kini wajib digunakan oleh pemotor di tengah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Namun, memilih masker untuk digunakan saat berkendara tidak boleh sembarangan. Pasalnya, jika salah menggunakan masker justru dapat membuat celaka.

Seperti dilansir laman resmi Federal Oil, seperti yang dikutip Liputan6.com, dengan menggunakan masker yang baik, maka berkendara juga bisa semakin nyaman, tetapi jika menggunakan masker yang kualitasnya tidak jelas malah bisa berakibat fatal.

1 dari 1 Halaman

Tebal dan tipisnya masker tergantung dengan bahannya, ada yang meskipun berbahan tipis tapi mampu menangkal polusi dan kotoran. Selain itu, saat menggunakan masker yang tidak sesuai bisa membuat oksigen yang kita hirup menjadi tidak maksimal, efeknya bisa membuat ngantuk dan membahayakan diri sendiri dan pengendara lain.

Hal tersebut karena tanda otak kekurangan oksigen sangat mudah ditemui, yakni kita jadi sering menguap selama berkendara. Terkadang juga kita sering menemui pengendara yang memakai masker tidak sesuai peruntukannya atau hanya untuk bergaya, padahal bisa mengurangi suplai oksigen ketika berkendara.

Tak hanya itu saja, turunnya konsentrasi dan kewasapadaan selama berkendara juga akan timbul apabila pemotor kekurangan oksigen yang masuk ke tubuh. Ini tentu sangat berbahaya, karena potensi terjadi kecelakaan akan semakin besar.

BERI KOMENTAR