HOME » BERITA » INI BAHAYANYA BONCENG ANAK KECIL DI DEPAN

Ini Bahayanya Bonceng Anak Kecil di Depan

Tak jarang kita menemukan orang tua yang membonceng anaknya di depan. Padahal, selain bisa mengganggu kesehatan anak, hal itu juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Selasa, 20 Maret 2018 12:15 Editor : Cornelius Candra
Foto : facebook.com/ Anak Motor Indonesia

OTOSIA.COM - Tak jarang kita menemukan orang tua yang membonceng anaknya di depan. Padahal, selain bisa mengganggu kesehatan anak, hal itu juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Terlebih pada sepeda motor bertipe skuter dengan transmisi otomatis. Hanya dengan memutar handle gas, motor bisa langsung berlari.

Benar saja, kecelakaan terjadi saat seorang pria bersama anaknya hendak parkir di sebuah minimarket. Peristiwa nahas tersebut terekam kamera cctv dan diunggah oleh pemilik akun facebook Anak Motor Indonesia.

Dalam video itu nampak seorang berjaket hitam tengah menurunkan anaknya. Hal itu dilakukan saat sepeda motor masih menyala.

Secara tak sengaja, anak bercelana kuning ini berpegangan pada handle gas sehingga tuasnya berputar. Sontak, skutik putih itu pun langsung melaju dan menabrak pintu kaca minimarket tersebut.

Berdasarkan video tersebut, kecelakaan yang terjadi pada Minggu (18/3) malam sekitar pukul 20.21 waktu setempat ini tidak menelan korban jiwa. Beberapa pengunjung dan pihak minimarket pun langsung menyelamatkan korban.

Jika dilihat lebih lanjut, skutik putih itu adalah produk keluaran Honda, yaitu Vario 110. Motor ini dilengkapi dengan fitur Idling Stop System (ISS). Teknologi tersebut bisa membuat mesin mati secara otomatis jika tidak digas selama 3 detik.

Ketika peristiwa itu terjadi, bisa jadi ISS belum bekerja secara otomatis atau malah dimatikan oleh pemiliknya. Mungkin, jarak antara motor berhenti sampai terjadi kecelakaan belum mencapai waktu 3 detik sehingga sistem itu belum bekerja.

Namun, sampai berita ini diturunkan, belum diketahui informasi valid terkait lokasi, penyebab kecelakaan, dan identitas korban.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR