HOME » BERITA » INI BIANG KEROK BAN TUBELESS KENDARAAN YANG MASIH SERING KEMPIS

Ini Biang Kerok Ban Tubeless Kendaraan yang Masih Sering Kempis

Ban tubeless bisa menjadi alternatif dari ban biasa yang dinilai lebih sering mengalami kempis. Tapi menggunakan ban tubeless belum tentu benar-benar terhindar dari kebocoran atau kempis.

Kamis, 01 April 2021 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ini Biang Kerok Ban Tubeless Kendaraan yang Masih Sering Kempis
Ilustrasi ban tubeless (Wahana Honda)

OTOSIA.COM - Salah satu poin plus dari ban tubeless adalah tidak sering kempis. Jenis ban tubelss ini digadang-gadang menjadi ban anti bocor.

Meski begitu rupanya masih saja ditemukan kasus ban bocor pada jenis ban tubeless. Selain itu, pengguna ban tubeless juga masih merasakan seringnya ban kempis.

Melansir laman resmi Wahana Honda, biasanya hal tersebut dipicu oleh berbagai macam faktor:

1 dari 3 Halaman

1. Kondisi pentil ban motor yang kendor

Ban tubeless juga dapat mengalami kondisi kempis sewaktu-waktu. Salah satu faktornya dipengaruhi oleh pentil ban yang mungkin terpasang kurang rapat atau agak kendor. Kondisi ini dapat membuat udara yang ada di dalam ban perlahan keluar ketika motor sedang digunakan berkendara.

Untuk itu jika Anda baru saja mengisi udara pada ban kendaraan, pastikan untuk selalu mengecek apakah pemasangan pentilnya sudah cukup rapat? Caranya bisa dengan mengoleskan air pada ujung pentil ban motor. Jika terdapat gelembung udara yang keluar artinya pemasangan pentil ban kurang rapat, pun begitu sebaliknya.

Selain itu, usia pentil ban motor juga dapat mempengaruhi daya kekuatannya dalam menahan atau menutup udara. Sehingga jika memang dirasa sudah terlalu lama menggunakannya, Anda bisa segera melakukan penggantian pada komponen tersebut.

2 dari 3 Halaman

2. Bocor halus

Meski disebut-sebut sebagai ban anti bocor. Nyatanya ban tubeless juga bisa mengalami kondisi bocor halus sewaktu-waktu, lho. Hal ini biasanya disebabkan ketika motor berjalan di area bebatuan atau berkerikil yang cukup tajam. Sehingga membuat lubang kecil pada ban tersebut bahkan mungkin tidak terlihat secara gamblang.

Bocor halus ini biasanya akan terasa setelah 1-2 hari penggunaan sepeda motornya. Dimana Anda perlahan akan merasa ban motor Anda kempes setelah digunakan untuk berkendara.

3 dari 3 Halaman

3. Debu dan pasir yang menempel pada ban

Tak jauh berbeda dengan bocor halus yang disebabkan oleh batuan atau kerikil yang tajam. Debu dan pasir yang menempel pada ban tubeless pun juga dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ban tersebut kempes.

Butiran pasir atau debu ini biasanya akan mengisi ruang antara ban dan pelek yang mana jika tidak segera dibersihkan hal tersebut dapat menimbulkan celah yang membuat udara dalam ban perlahan keluar. Akibatnya, ban motor Anda bisa kempes meski tanpa sadar.

Solusinya adalah dengan melakukan pembersihan pada komponen ban secara berkala. Ini dilakukan dengan mencopot ban dari velg-nya terlebih dahulu dan menyingkirkan pasir maupun debu yang menempel di sekitarnya.

Penulis: Arief Aszhari

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR