HOME » BERITA » INI EFEK GONTA-GANTI BUSI MOTOR

Ini Efek Gonta-Ganti Busi Motor

Gonta-ganti merek busi bisa mempengaruhi performa sepeda motor. Hal ini sama saja jika gonta-ganti spesifikasi dan merek oli mesin di kendaraan kita.

Senin, 23 Maret 2020 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Ini Efek Gonta-Ganti Busi Motor
Gonta-ganti busi pengaruhi pengapian (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Busi merupakan bagian terpenting dalam mendukung sistem pembakaran pada sepeda motor. Untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna, diperlukan busi yang sesuai spesifikasi serta penggantian berkala. Komponen utama dalam pengapian ini termasuk yang paling mudah perawatannya.

Lalu, bagaimana jika pemakaian busi dilakukan dengan cara menggantinya dengan berbagai merek meski dengan spesifikasi yang sama? Misalkan busi bawaan motor NGK, lalu diganti dengan berbagai merek? Apakah ada efek terhadap motor saat gonta ganti merek busi?

1 dari 2 Halaman

Menurut Diko Oktaviano, Technical Support NGK Busi Indonesia, pada dasarnya, gonta-ganti merek busi sama saja kalau kita ganti-ganti spesifikasi dan merek oli mesin di kendaraan kita.

"Semua itu kembali ke dapur dan bahan masing-masing yang digunakan, mungkin spek dan dimensi sama tapi komposisi kandungan dan teknologi pasti beda. Hasilnya jelas bakal terasa di setiap produk tersebut," ujar Diko.

Diko menambahkan bahwa sering bongkar pasang busi dari merekdan spesifikasi berlainan selain mengganggu performa kendaraan atau pengapian, juga berimbas pada umur busi. Selain itu yang membuat umur busi pendek adalah tidak adanya perawatan terhadap peranti pemantik api tersebut.

 

2 dari 2 Halaman

Tidak terjaganya kebersihan pada ruang bakar akan berlanjut ke kualitas bahan bakar. Banyaknya residu yang tidak habis terbakar berpotensi menjadi karbon fouling atau tumpukan kerak.

"Penggantian busi juga bisa dibarengi dengan pemilihan spek koil yang disesuaikan dengan cara pilih busi yang punya celah lebih besar karena semakin besar daya voltase yang diterima busi, maka panas yang diterima di elektroda juga meningkat, kalo panas meningkat potensi erosi pada elektroda jadi semakin besar," pungkasnya.

BERI KOMENTAR