HOME » BERITA » INI HITUNG-HITUNGAN BIAYA RAWAT XPANDER SAMPAI 5 TAHUN

Ini Hitung-Hitungan Biaya Rawat Xpander Sampai 5 Tahun

Minggu, 28 April 2019 18:15 Editor : Cornelius Candra
Mitsubishi Xpander Limited Edition (Otosia.com/ Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Membeli mobil baru seperti MPV biasanya juga mempertimbangkan bagaimana biaya perawatannya dalam jangka waktu lama. Katakanlah sampai dengan lima tahun.

Xpander sebagai contoh mobil MPV laris di Indonesia disebut sebagai mobil yang cukup hemat dalam biaya perawatan. Pihak Mitsubishi Indonesia sendiri mengklaim kalau penghematan itu bisa sampai 45 persen dibanding MPV lain.

"Berdasarkan studi internal kami dalam pemakaian 100.000 km bisa menghemat sampai 45 persen. Dalam pembelian ini mereka mendapatkan paket servis Smart selama tiga tahun atau mencapai 50.000 km yang bukan hanya meng-cover biaya perawatan berkala tetapi juga spare part untuk perawatan berkala, tetapi juga ada penambahan seperti chemical, water coolant, dan juga free satu tahun untuk asuransi kecelakaan," ujar Adam Rahman, Head of After Sales Planning Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di IIMS 2019.

Paparan di atas sudah memberikan gambaran awal bagaimana Xpander bisa disebut hemat untuk biaya perawatan.

"Untuk merek lain, mereka hanya memberikan free jasa saja. Untuk spare part-nya tetap berbayar. Berdasarkan hasil riset kami dan studi internal kami, total biaya yang dikeluarkan sampai dengan 50.000 km (atau 3 tahun) itu sekitar Rp 1 juta atau hanya untuk spare part-nya saja," bebernya.

Bagaimana perhitungan totalnya? jika dibandingkan, di tahap 1.000 km memang beberapa MPV pihak sama-sama memperoleh layanan gratis perawatan. Namun saat memasuki masa servis 10.000 km, sebagian sudah menerapkan.

"Kompetitor sudah charge untuk spare part dengan biaya sekitar Rp 1,4 juta. Lalu di masa 30.000-50.000 km, kompetitor masih harus membayar biaya spare part sekitar Rp 2,5 juta. Maka jika ditotal konsumen (kompetitor) harus mengeluarkan biaya Rp 4 juta," ujarnya.

Pada masa kepemilikan 50.000-100.000 km, barulah konsumen Xpander akan keluar biaya sekitar Rp 5,8 juta karena mereka mulai dikenakan biaya jasa dan biaya spare part.

"Namun jika dikomparasi dengan merek lain, mereka harus keluar secara total Rp 7,3 juta. Jadi konsumen Xpander yang memanfaatkan program Smart pada masa pakai 50.000-100.000 km hanya mengeluarkan Rp 5,8 juta, konsumen untuk kompetitor secara total mencapai Rp 11,3 juta," ujarnya.

(kpl/nzr/crn)

BERI KOMENTAR