HOME » BERITA » INI PENTINGNYA MENGATUR POSISI TUBUH SAAT NAIK MOTOR

Ini Pentingnya Mengatur Posisi Tubuh Saat Naik Motor

Mengatur posisi postur tubuh saat berkendara sepeda motor sangat dianjurkan, agar keseimbangan, keamanan dan kenyamanan dapat terjaga.

Kamis, 01 Juli 2021 08:15 Editor : Nazarudin Ray
Ini Pentingnya Mengatur Posisi Tubuh Saat Naik Motor
Ilustrasi posisi tubuh saat berbelok (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Menaiki sepeda motor tidak hanya butuh perlengkapan berkendara yang aman dan nyaman, namun mengatur posisi tubuh tidak kalah pentingnya. Pasalnya mengatur postur berkendara akan mempengaruhi kenyaman saat di jalan raya baik untuk diri sendiri maupun pengendara lain.

"Kita harus memastikan bahwa seluruh postur tubuh kita ketika berkendara cukup baik dan ideal sehingga akan terasa nyaman dan maksimal," buka Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Menurut Ludhy ada beberapa pengaturan posisi tubuh menjaga keseimbangan dan kenyamanan, di antaranya:

1 dari 4 Halaman

1. Jari tangan

Posisi jari tangan tetap mengepal pada stang kemudi, tidak disarankan posisi jari tangan standby pada rem depan saat berkendara.

"Jika dua jari tangan standby di rem depan, akan menimbulkan potensi bahaya karena putaran gas tidak tertutup dengan maksimal sehingga mengakibatkan titik pengereman menjadi lebih jauh," ujar Ludhy.

2 dari 4 Halaman

2. Posisi instrument stang

Pemotor juga harus memperhatikan posisi tombol atau saklar instrument pada stang kemudi sekali-sekali. Misalnya pastikan tombol lampu depan jarak dekat yang berfungsi dan matikan kembali lampu sein bila sudah berbelok.

3 dari 4 Halaman

3. Posisi tangan

Posisi tangan disarankan untuk tidak lurus, namun tangan bagian sikut sedikit menekuk. Hal ini berfungsi untuk membantu menstabilkan tubuh kita pada saat melewati jalan bergelombang atau berlubang agar pengendara dapat mengontrol stang kemudi dengan nyaman.

4 dari 4 Halaman

4. Melihat sekeliling

Pandangan mata sebaiknya melihat ke sekeliling agar pengendara dapat mengetahui kondisi lingkungan jalan raya yang dilalui. Selain itu, posisi mata saat berbelok atau menikung harus melihat ke akhir tikungan untuk dapat mengetahui jika ada potensi bahaya.

"Tidak hanya itu, cara mengontrol stang kemudi yang baik adalah memegang stang kemudi dengan kuat agar saat adanya guncangan di jalan yang bergelombang pengendara dapat mengontrol dengan baik," imbuhnya.

Pengendara juga harus memperhatikan kondisi sepeda motor khususnya di area bagian depan, seperti stang kemudi, fork, sampai dengan roda depan agar dapat memaksimalkan kontrol saat berkendara.

"Dengan sistem kemudi yang maksimum, keinginan kita untuk melaju dan bermanuver di jalan menjadi lebih baik, nyaman dan aman," pungkasnya.

BERI KOMENTAR