HOME » BERITA » INI SYARAT UNTUK DAPAT KELONGGARAN MUDIK PADA 26 APRIL-5 MEI 2021

Ini Syarat untuk Dapat Kelonggaran Mudik Pada 26 April-5 Mei 2021

Biar bisa mudik pada tanggal 25 April hingga 5 Mei 2021, penuhi syarat-syarat ini

Selasa, 13 April 2021 16:45 Editor : Ahmad Muzaki
Ini Syarat untuk Dapat Kelonggaran Mudik Pada 26 April-5 Mei 2021
Petugas Dishub memeriksa memeriksa pengemudi kendaraan (Liputan6.com/Johan Tallo)

OTOSIA.COM - Karo Bin Ops Staf Operasi Kapolri Brigjen Roma Hutajulu menjelaskan bahwa polisi memberikan kelonggaran untuk mudik pada 26 April hingga 5 Mei 2021. Salah satu kelonggaran yang diberikan adalah pemudik bisa melanjutkan perjalanan jika dapat menunjukkan surat kesehatan atau surat dinas.

"Masih ada kelonggaran dengan adanya pemeriksaan kesehatan di check point tersebut, apabila tidak bisa menunjukkan surat kesehatan atau pun perjalanan dinas, itu diputarbalik," tutur Roma saat diskusi virtual, Senin (12/4/2021).

1 dari 2 Halaman

Sementara itu, kata Roma, Polri menggelar operasi baru dengan sandi Operasi Kewilayahan dan Keselamatan mulai tanggal 12 April hingga 25 April 2021, dengan tujuan agar masyarakat semakin patuh dan disiplin berlalu lintas, taat menjalankan protokol kesehatan di jalanan, dan sosialiasi edukasi imbauan larangan mudik.

"Kemudian memasuki masa operasi terpusat sandi Ketupat tanggal 6 Mei sampai 17 Mei, di sini lah pemberlakuan pembatasan sosial surat edaran akan menegakkan untuk larangan mudik baik lintas darat, kereta api udara maupun laut. Bahkan ada kebijakan moda transportasi umum darat dan udara tidak dioperasionalkan," jelasnya.

"Antisipasi itu semuanya maka 333 titik penyekatan melakukan kegiatan operasi penyekatan yang memutar balik kendaraan, jalan tol dan non tol," lanjut Roma.

2 dari 2 Halaman

Humanis dan Terukur

Setelah tanggal berlakunya larangan mudik, polisi akan melaksanakan operasi rutin dengan sandi Antisipasi Arus Balik Urbanisasi Masyarakat Desa ke Perkotaan pada 19 Mei hingga 31 Mei 2021.

Dalam pelaksanaannya, petugas akan mengedepankan cara bertindak yang telah ditetapkan yakni surat kesehatan dinas lainnya atau pun situasi yang mendesak seperti keluarga sakit, dan lainnya.

"Di luar itu, dari tindakan humanis dan terukur kita memutar balik semua kendaraan kecuali distribusi logistik dan bahan bakar," Roma menandaskan.

Penulis: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR