HOME » BERITA » INI TAMPILAN SUPERCAR TERBARU BMW PESAING LAMBORGHINI SC18

Ini Tampilan Supercar Terbaru BMW Pesaing Lamborghini SC18

BMW mulai tertarik untuk menghadirkan sebuah supercar yang nantinya akan menyaingi Porsche 911 Turbo, McLaren 570S, dan Lamborghini SC18.

Kamis, 03 Januari 2019 22:15 Editor : Ahmad Muzaki
Supercar BMW (Carscoops.com)

OTOSIA.COM - BMW mulai tertarik untuk menghadirkan sebuah supercar yang nantinya akan menyaingi Porsche 911 Turbo, McLaren 570S, dan Lamborghini SC18.

Dilansir dari Carscoops.com, BMW ini merupakan tipe teratas dari divisi M. Supercar baru dari BMW ini diyakini baru akan ditampilkan pada tahun 2023, ketika Ferrari, Lamborghini dan pembuat mobil supercar lainnya akan meluncurkan model supercar versi listrik mereka.

"Jika Anda seorang insinyur, sekali dalam hidup Anda pasti ingin membuat mobil super-sport. Saya pikir elektrifikasi parsial akan memungkinkan itu," kata anggota dewan BMW yang bertanggung jawab untuk pengembangan produk, Klaus Frohlich.

"Jika kita memiliki unit penggerak listrik yang sangat ringkas dan sangat kuat, lalu sasis serat karbon misalnya, i8's dan memiliki mesin berkinerja tinggi, maka anda dapat menggabungkannya menjadi sebuah real performa package", tambahnya.

Memang masih terlalu dini untuk berbicara tentang tenaga dari supercar ini. Namun, nampaknya supercar BMW tersebut akan memiliki tenaga sekitar 700 hp.

Dengan performa seperti itu, memungkinkan untuk melebihi M8 yang bertenaga 600 hp. Selain itu juga akan menjadi mobil termahal melebihi i8 yang sudah beredar duluan.

Model supercar terbaru ini kabarnya akan disuplai oleh tenaga hybrid / plug-in. Selain itu akan menggunakan konstruksi ringan yang akan mengawali era mobil masa depan BMW seri M.

"M juga akan menjadi mobil listrik di masa depan, tetapi kami juga akan bekerja keras pada sektor elektrik parsial pada mobil M ini", ucap Klaus Frohlich.

"Ini karena mereka tidak hanya butuh akselerasi digaris lurus. Mereka harus berkendara ditikungan dan trek balap, jadi bobot yang berat masih menjadi masalah dan kendaraan listrik ini masih memiliki masalah berat soal daya jangkauan." tutupnya.

(kpl/ikb/ahm)

BERI KOMENTAR