HOME » BERITA » INI TIPSNYA PILIH BOKS MOTOR UNTUK MUDIK

Ini Tipsnya Pilih Boks Motor Untuk Mudik

Selasa, 15 Mei 2018 09:45

Ini Tipsnya Pilih Boks Motor Untuk Mudik
Foto: Nazar Ray
Editor : Cornelius Candra | Reporter : Nazarrudin Ray

Otosia.com - Dalam beberapa minggu ke depan akan memasuki musim mudik lebaran. Jutaan orang akan pulang ke kampung halaman dengan menggunakan beragam jenis transportasi. Ada yang menggunakan angkutan umum, menyewa kendaraan, hingga membawa mobil dan motor pribadi.

Kendati pemerintah sudah menghimbau pemudik untuk tidak menggunakan sepeda motor demi keamaman dan keselamatan, tetap saja sepeda motor masih menjadi tranportasi favorit untuk pulang kampung. Irit dan bisa digunakan untuk mengantar bersilaturahmi ke sanak saudara dan kerabat di kota kelahiran menjadi alasannya.

Nah, khusus sepeda motor, banyak pemudik yang melengkapi sepeda motornya dengan aksesoris, termasuk boks untuk menyimpan barang bawaan. Namun, memilih boks, baik top box maupun side box juga jangan sembarangan supaya tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan saat perjalanan jauh.

Menurut Indra Laksana Riadi owner Sekre Garage & Modified, yang harus diperhatikan saat memilih boks adalah ukuran karena bersinggungan dengan keselamatan diri dan orang lain. Jangan terlalu berlebihan memasang boks di kanan-kiri dan atas motor.

“Pilih boks sesuai motornya, jangan memaksakan dan berlebihan. Misalnya motor matik yang ukurannya kecil, ada yang pakai boks-boks ukuran besar, di atas, maupun di samping, ini malah lebay dan mengundang bahaya,” ujar Indra.

Yang perlu diperhatikan juga adalah beban yang akan dibawa. Jangan pula berlebihan karena setiap motor punya batas beban yang harus ditopang. Beban yang banyak, ditambah boks terlalu besar akan mengganggu kesimbangan dan kenyamanan. Karena itu memilih boks harus juga disesuaikan dengan jenis dan kapasitas mesin sepeda motor.

Lantas Indra mencontohkan. Untuk sepeda motor berkapasitas mesin 250 cc, maksimal dianjurkan memasang boks berkapasitas 31 liter, dan maksimal 37 liter untuk motor 650 cc.

Untuk top box Indra menyarankan perhatikan ketinggiannya. Ketinggian top box maksimal 30 cm dari permukaan body belakang. Tujuannya selain tidak mengganggu pengendara lain, juga untuk menjaga keseimbangan.

Hal lain yang harus diperhatikan boks tidak dianjurkan lebih kuat daripada motor karena jika terjadi kecelakaan atau terjatuh bisa membuat sasis bengkok.

“Satu lagi, boks tidak boleh melebihi lebar setang. Sudah pasti yang begini akan berbahaya saat melakukan manuver dan menyalip kendaraan lain. Bisa menyenggol kendaraan lain. Kalau menyenggol mobil, membahayakan bikersnya, kalau menyenggol motor lain, bisa membahayakan dirinya dan pemotor lain. Kalau macet susah buat selap-selip. Intinya milih boks motor jangan lebay, pilih yang sesuai dengan jenis motor,” imbuh Indra.

 (kpl/nzr/crn)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-5-15
detail

BERITA POPULER