HOME » BERITA » INILAH ALASAN MENGAPA MOTOR HARUS ADA MASA 'INREYEN'

Inilah Alasan Mengapa Motor Harus ada Masa 'Inreyen'

Kalau punya motor atau mobil baru, harus ada masa adaptasi, inreyen, atau ngreyen. Mengapa? Alasannya ada di video berikut.

Sabtu, 02 Desember 2017 11:30 Editor : Fajar Ardiansyah
Motor Baru (foto: Youtube Fortnine)

OTOSIA.COM - Membeli motor baru dan kemudian ingin segera mengendarainya memang adalah keinginan yang wajar. Karena memang memiliki kendaraan baru membuat 'gejolak' dalam dada untuk segera menikmatinya semakin membuncah. Tapi tentu pada kendaraan harus ada masa 'break in' atau yang sering disebut sebagai masa 'inreyen' alias adaptasi.

Mengapa sih kok memiliki kendaraan baru harus ada masa adaptasi? Contoh sederhananya seperti ini, motor atau mobil yang baru saja keluar dari pabrik tentu memiliki onderdil yang masih baru pula. Masa inreyen memungkinkan pemilik kendaraan untuk bisa melakukan dua hal: Merasakan profil dari ban dan suspensi, serta membuat oli bisa masuk lebih dalam ke mesin.

Tak cuma itu, di sisi lain masa inreyen juga memungkinkan supaya kondisi piston mesin jadi lebih kondusif. Piston dan tabung piston merupakan dua logam yang punya permukaan berbeda kualitas permukaan. Dengan adanya masa inreyen, piston akan bisa beradaptasi dan saling bergesek untuk menghasilkan ring yang lebih halus dan disebut 'seal'.

Ring yang halus dari piston kendaraan hanya bisa diperoleh dengan cara inreyen, dikendarai dalam kecepatan rendah hingga sedang dalam masa 6 hingga 8 minggu. Itulah mengapa tidak diperkenankan untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi pada masa adaptasi. Mengapa? Karena piston bisa rusak. Nah, detailnya pada video berikut ini, Otolovers.

(kpl/fjr)

BERI KOMENTAR